Nelayan Bantur Hilang Terseret Arus Saat Cari Ikan di Pantai Balekambang Malang 

oleh -11 Dilihat
IMG 20260201 WA0011
Tim gabungan siaga melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban. (Foto: Polairud Polres Malang)

KabarBaik.co, Malang – Seorang nelayan bernama Lian Anton (27) dilaporkan hilang setelah terseret arus laut saat mencari ikan di kawasan Pantai Balekambang, Kabupaten Malang. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/2) sekitar pukul 02.30 WIB. Korban diketahui merupakan warga Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Saat kejadian, korban mencari ikan dengan cara menyelam seorang diri. Meski demikian, terdapat beberapa nelayan lain yang juga melakukan aktivitas serupa di lokasi berbeda dengan jarak berjauhan.
Berdasarkan keterangan saksi, korban menyelam di sekitar palung laut. Namun, sekitar pukul 02.30 WIB, ombak besar datang dan menyeret korban ke tengah laut.

Saksi mata menyebutkan korban sempat berteriak meminta tolong sebelum akhirnya menghilang. Kasatpolairud Polres Malang, AKP Yoyok Supandi, mengatakan bahwa korban mencari ikan dengan metode menyelam yang oleh warga setempat dikenal sebagai sileman. “Korban menyelam di sekitar palung yang ada di Pantai Balekambang, tepatnya di sebelah selatan Masjid Kalimatullah,” jelas AKP Yoyok.

Ia menambahkan, meskipun ada warga lain yang juga menyelam mencari ikan, posisi mereka berjauhan sehingga tidak dapat memberikan pertolongan dengan cepat. “Warga sempat berusaha menolong, namun arus laut terlalu deras dan cuaca tidak mendukung. Korban diduga terseret arus dan tenggelam,” ungkapnya.

Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan dari TNI AL, Polsek Bantur, Satpolairud Polres Malang, dan Tim SAR Malang Selatan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.