​Neriman Ozsoy: Ratu Efisiensi, Belum Terbendung di Proliga 2026

oleh -313 Dilihat

KabarBaik.co– Hingga berakhirnya seri ketiga Proliga 2026 di GOR Sabilulungan, Bandung, nama Neriman Ozsoy tidak hanya bertengger di puncak daftar pencetak poin terbanyak. Namun juga mengukuhkan diri sebagai pemain paling mematikan di lapangan.

Berdasarkan analisis statistik terbaru, outside hitter Jakarta Electric PLN ini mencatatkan efisiensi serangan yang jauh melampaui rival-rivalnya, termasuk bintang lokal Megawati Hangestri.

​Meski jumlah total poin sering kali menjadi tolok ukur utama, rasio poin per set (PPS) memberikan gambaran yang lebih dalam tentang siapa yang paling berkontribusi dalam setiap rotasi. Dan, sejauh ini Neriman Ozsoy memimpin telak dengan rata-rata 7,15 poin per set. Angka fantastis, yang berarti hampir sepertiga kemenangan setiap set Jakarta Electric PLN lahir dari tangannya.

Baca Juga:  Neriman Ozsoy: Nama Bau Jawa, Terbang Tinggi Melampaui Usia

​Sebagai perbandingan, Anastasia Guerra dari Bandung BJB Tandamata memang berada di posisi kedua top skor dengan 109 poin. Namun, karena BJB Tandamata adalah tim yang paling banyak memainkan set (23 set), rasio efektivitas Guerra justru hanya berada di angka 4,74 PPS. Hal ini menunjukkan bahwa produktivitas Neriman jauh lebih padat dan konsisten, meski jumlah set yang dimainkan lebih sedikit.

Di sisi lain, Ana Bjelica dari Jakarta Livin Mandiri muncul sebagai “pahlawan tersembunyi”. Walaupun timnya masih berjuang di papan bawah, Bjelica menempati urutan kedua pemain paling efektif dengan 6,00 PPS. Ketajamannya membuktikan bahwa Livin Mandiri sangat bergantung pada pemain asal Serbia ini untuk mendulang angka.

​Sementara itu, dominasi Gresik Phonska Plus di puncak klasemen tercermin dari duo asing mereka, Eleksandra Bytsenko dan Annie Mitchem. Keduanya mencatatkan rasio identik 5,58 PPS. Meski poin total mereka tidak mencapai 100, hal ini disebabkan karena Gresik sering menang telak 3-0, sehingga jatah bermain mereka lebih singkat namun sangat mematikan.

Megawati Hangestri, satu-satunya pemain lokal yang mampu menembus dominasi legiun asing di daftar 10 besar, mencatatkan rasio 5,39 PPS. Performa “Megatron” tergolong sangat stabil bagi Jakarta Pertamina Enduro, menjadikannya tumpuan utama tim dalam persaingan ketat menuju Final Four.

Baca Juga: Proliga 2026: Laga Penebusan, Menanti Tuah Kota Gresik

Dengan Putaran Kedua yang akan segera dimulai di Gresik pada 29 Januari, mampukah Neriman Ozsoy mempertahankan takhtanya sebagai pemain paling efisien? Ataukah Megawati dan kolega akan meningkatkan intensitas serangan mereka untuk menggoyang dominasi sang Ratu Efisiensi? (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.