KabarBaik.co – Mengaku sebagai anggota polisi, seorang pria bernama Maulana Arief Wicaksono (28), asal Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, dihajar massa usai gagal merampas motor warga saat menonton balap liar. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (17/1) pukul 01.58 WIB dini hari di Dusun Bareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Kapolsek Pandaan, Kompol Slamet Prayitno mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari korban berinisial A-B (22) warga Desa Wedoro, Pandaan, tengah menonton balap liar di Jalan Raya Surabaya Malang. Dia kemudian dihampiri oleh terlapor bernama Maulana Arief Wicaksono.
“Korban saat itu berada di tepi Jalan Raya tepatnya di depan pengisian tangki air, tiba-tiba dihampiri oleh terlapor dan mengaku anggota polisi serta menyerahkan borgol hingga merampas kunci motor milik korban yang masih tertancap di motor,” ucap Prayitno, Senin (19/1).
Setelah itu, korban meminta tolong kepada penjaga pengisian air tengki UD Sumber Makmur. Tak berselang lama, penjaga tersebut meminta kunci motor korban dan menanyakan identitas terlapor. “Setelah dicek KTP terlapor oleh warga, terlapor bukan anggota, di situ warga langsung melakukan pemukulan kepada terlapor, status di KTP-nya terlapor masih mahasiswa,” ujarnya.
Setelah polisi menerima laporan dari warga, lanjut Prayitno, ia bersama anggota lainnya langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan terlapor dari amukan warga. “Warga di TKP sudah banyak, kami langsung mengamakan terlapor dan barang bukti ke Mapolsek Pandaan, untuk proses lebih lanjut,” tambahnya. (*)






