NU dan Muhammadiyah Beda Pandangan Awal Puasa, Kemenag Bojonegoro Segera Gelar Rukyatul Hilal

oleh -76 Dilihat
Kemang Bojonegoro gelar rukyatul hilal di bukit Wonocolo. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro memprediksi awal Ramadan 1447 Hijriah bagi warga Nahdlatul Ulama akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro, Mochammad Charis, menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan astronomi, ijtima’ (konjungsi) bulan terjadi pada 17 Februari 2026 setelah matahari terbenam.

“Ijtima’ terjadi setelah ghurubus syamsi. Pada saat matahari terbenam, posisi hilal sudah lebih dulu terbenam sehingga belum bisa ditetapkan sebagai bulan baru,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari hingga 18 Februari 2026. “Jika demikian awal Ramadan dimulai tanggal 19 Februari 2026,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Sholikin Jamik mengatakan, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Menurutnya, kemungkinan perbedaan dengan sebagian negara atau organisasi lain disebabkan perbedaan metode penetapan. Beberapa pihak mensyaratkan hilal harus terlihat secara fisik di wilayah masing-masing (rukyat lokal), sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode hisab.

Ia menilai hisab merupakan cara paling pasti dan objektif di era modern karena dapat memberikan kepastian tanggal jauh hari serta meminimalkan perbedaan penetapan hari besar keagamaan.

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Kabupaten Bojonegoro akan menggelar rukyatul hilal pada 17 Februari 2026 di Bukit Wonocolo untuk penetapan awal Ramadan oleh pemerintah dan NU.

Pelaksana Tugas Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Bojonegoro, Sun’an mengatakan  tim akan tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, antara lain organisasi kemasyarakatan, akademisi, Pengadilan Agama, bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bojonegoro, serta Bupati Bojonegoro. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.