ODGJ Resahkan Pengguna Jalan di Bojonegoro, Satpol PP Turun Tangan

oleh -202 Dilihat
369048d0 32ca 49e8 bdfc 3a91d5089fb3
Satpol PP Bojonegoro saat melakukan penanganan ODGJ di Desa Pacul

KabarBaik.co – Satpol PP Bojonegoro bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan pengguna jalan di Desa Pacul, Bojonegoro.

Aduan tersebut mencuat setelah beredarnya sebuah video di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor dipukul menggunakan kayu oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Peristiwa itu memicu kekhawatiran warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Bojonegoro, Budiono, mengatakan pihaknya langsung melakukan penelusuran ke lokasi setelah menerima laporan tersebut. Namun, saat petugas tiba di tempat kejadian, ODGJ yang dimaksud sudah tidak berada di lokasi.

“Berdasarkan keterangan warga setempat, yang bersangkutan merupakan warga Desa Pacul dan memang sering mengalami kekambuhan dengan perilaku yang tidak menentu,” ujar Budiono, Selasa (27/1).

Untuk memastikan penanganan berjalan tepat dan aman, Satpol PP Bojonegoro kemudian berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Penanganan dilakukan secara terpadu bersama Bhabinkamtibmas Desa Pacul, tenaga kesehatan dari Puskesmas Wisma Indah, serta perangkat desa setempat.

“ODGJ tersebut sudah didatangi keluarganya dan diberikan pengarahan bersama pihak desa dan Bhabinkamtibmas. Saat ini yang bersangkutan dirawat oleh keluarganya sendiri dengan pengawasan,” jelasnya.

Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas Wisma Indah turut memberikan penanganan medis berupa pemberian obat penenang, serta melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan kondisi ODGJ tetap stabil dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Budiono menegaskan penanganan ODGJ membutuhkan kerja sama lintas sektor dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan tanpa mengabaikan aspek ketertiban umum. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melaporkan kepada aparat atau pemerintah desa apabila menemukan kejadian serupa.

“Pendekatan yang kami lakukan bersifat persuasif dan humanis, dengan melibatkan keluarga serta tenaga kesehatan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.