OJK Tunjuk Komisioner Pengganti, Jamin Stabilitas Pengawasan di Tengah Dinamika Pasar Keuangan

oleh -204 Dilihat

KabarBaik.co, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat memastikan kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran fungsi pengaturan serta pengawasan sektor jasa keuangan nasional. OJK secara resmi menunjuk pejabat pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) menyusul pengunduran diri sejumlah pimpinan di tengah dinamika pasar keuangan dan gejolak pasar modal.

Dalam penetapan tersebut, Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Posisi itu sebelumnya dijabat oleh Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara.

Sementara itu, Hasan Fawzi dipercaya sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, menggantikan Inarno Djajadi.

“OJK menetapkan Friderica Widyasari Dewi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK,” tulis OJK dalam keterangan resminya, Minggu (1/2).

Hasan Fawzi yang saat ini menjabat kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, juga diamanahkan mengisi posisi strategis tersebut. OJK menegaskan, koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal guna menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperkuat pelindungan konsumen.

Penunjukan pejabat pengganti ini dilakukan setelah empat petinggi OJK mengundurkan diri secara bersamaan pada Jumat (30/1). Selain Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara, pengunduran diri juga disampaikan oleh Inarno Djajadi serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Aditya Jayaantara.

Di sisi lain, dinamika kepemimpinan juga terjadi di pasar modal. Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjuk Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama sementara, menyusul pengunduran diri Iman Rachman pada hari yang sama.

Penunjukan Jeffrey Hendrik dilakukan melalui mekanisme internal melalui rapat direksi dan telah memperoleh persetujuan dewan komisaris. Jeffrey memastikan seluruh operasional bursa tetap berjalan normal dan proses pengambilan keputusan manajemen tidak akan terganggu.

“Kami menegaskan komitmen untuk membangun pasar modal Indonesia berkelas dunia, tidak hanya setara dari sisi nilai perdagangan dan kapitalisasi pasar, tetapi juga dalam transparansi dan tata kelola,” ujar Jeffrey.

Pemerintah pun memastikan transisi kepemimpinan tersebut tidak mengganggu stabilitas sektor keuangan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, tidak ada kekosongan kepemimpinan dalam pengawasan keuangan maupun pasar modal.

“Pejabat pelaksana tugas akan memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan, dan pengawasan berjalan tanpa gangguan,” tegas Airlangga, seraya menyebut langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan langkah cepat ini, OJK dan BEI menegaskan komitmen menjaga kepercayaan publik serta stabilitas sistem keuangan nasional di tengah tantangan dan dinamika pasar yang terus berkembang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.