Operasi Keselamatan Semeru 2026, Pelanggaran Lalin di Kota Batu Turun 23,7 Persen

oleh -76 Dilihat
IMG 20260218 WA0070
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar 2-15 Februari 2026 mencatat tren positif. Jumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Batu menurun 23,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim mengungkapkan, total pelanggaran selama operasi tahun ini mencapai 4.305 kasus. Angka tersebut turun 1.340 pelanggaran dari Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang mencatat 5.645 kasus.

“Dari total pelanggaran tahun ini, sebanyak 2.022 pengendara terekam kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sementara 2.283 lainnya mendapat teguran langsung dari petugas di lapangan,” ujar Kevin, Rabu (18/2).

Ia menjelaskan, pelanggaran yang paling dominan adalah menerobos lampu lalu lintas, tidak mengenakan helm bagi pengendara roda dua, serta tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi roda empat.

Kevin menilai penurunan angka pelanggaran menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Meski demikian, ia mengakui pelanggaran yang terjadi masih didominasi kelalaian dasar yang sebenarnya bisa dihindari.

Sebagai perbandingan, pada Operasi Keselamatan Semeru 2025 lalu, sebanyak 5.262 pelanggaran dicatat melalui teguran langsung dan 383 pelanggaran terekam ETLE. Tahun ini, komposisi penindakan berubah dengan optimalisasi pengawasan berbasis elektronik.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 digelar serentak menjelang Hari Raya Idulfitri guna menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib. Selain penindakan, kepolisian juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif.

Upaya preemtif dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas dengan pendekatan humanis. Sementara langkah preventif difokuskan pada patroli di titik rawan kecelakaan, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, serta ramp check angkutan umum.

“Kami ingin membangun disiplin berkendara untuk jangka panjang. Penindakan tetap ada, namun pencegahan pelanggaran dan kecelakaan adalah tujuan utama,” tegas Kevin. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.