Ada Peran Didik Purwanto Jaga Ludruk Tak Padam di Jombang

oleh -66 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 14 at 10.12.20 AM
Didik Purwanto saat menerima penghargaan PWI Jombang Award 2026 (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co, Jombang– Di tengah derasnya arus hiburan modern, kesenian ludruk di Jombang, Jawa Timur masih bertahan dan terus hidup di tengah masyarakat. Denting kendang, alunan gamelan, hingga dialog khas yang sarat pesan moral tetap menggema di panggung-panggung sederhana.

Salah satu sosok di balik keberlangsungan itu adalah Didik Purwanto. Ia dikenal sebagai penerus Ludruk Budhi Wijaya, grup seni yang telah berdiri sejak 1985 dan dirintis oleh ayahnya, Sahid seorang maestro ludruk yang cukup dikenal di kalangan seniman tradisional Jombang.

Sejak 2010, Didik mengambil alih kepemimpinan grup tersebut. Di tangannya, Ludruk Budhi Wijaya tidak hanya bertahan, tetapi juga mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Didik menyadari bahwa tantangan terbesar kesenian tradisional saat ini bukan sekadar soal panggung, melainkan perubahan pola konsumsi hiburan masyarakat.

“Karena itu, saya mulai membawa ludruk masuk ke ruang digital, agar bisa menjangkau penonton yang lebih luas, terutama generasi muda,” ujar Didik, Selasa (14/4).

Meski demikian, ia tetap menjaga akar tradisi. Cerita yang diangkat masih memuat nilai-nilai sosial dan kritik khas ludruk, hanya dikemas dengan isu yang lebih netral dan bahasa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Dengan cara itu, ludruk tetap relevan tanpa kehilangan identitasnya,” katanya.

Bagi Didik, ludruk bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari jati diri budaya yang harus dijaga. Ia pun konsisten mempertahankan aktivitas pementasan, meski menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan dana hingga menurunnya minat generasi muda.

Tak hanya itu, Didik juga aktif merangkul anak muda untuk terlibat langsung dalam dunia ludruk. Ia percaya, keberlanjutan kesenian ini sangat bergantung pada regenerasi pelaku seni.

“Saya yakin, kalau generasi muda ikut terlibat dan mencintai, ludruk akan terus hidup,” ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.