Operasi SAR Dialihkan ke Daerah, TNI AL Tetap Siagakan Alutsista di Selat Bali

oleh -55 Dilihat
IMG 20250715 WA0018 scaled
Alutsista TNI AL saat melakukan pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.

KabarBaik.co – Alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI AL tetap disiagakan di Selat Bali meski operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya dialihkan ke daerah. Beberapa alutsista yang masih stand by diantaranya KRI Pulau Fanildo, KRI Spica, KAL Sembulungan, dan KAL Tongkol.

“Kami standby saja,” kata Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II Laksma TNI Endra Hartono.

Endra menjelaskan alutsista tersebut akan dikerahkan ketika memang dibutuhkan dalam operasi SAR mendatang. “Yang ada di sini, di Gilimanuk dan Ketapang, kami akan tetap di sini. Apabila diperlukan, diminta, kami siap support,” lanjutnya.

Setelah dialihkan ke daerah, operasi SAR akan dikoordinir salah satunya oleh Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Lembaga tersebut akan berfokus pada penandaan bangkai kapal dan upaya pengangkatannya.

Sekadar informasi, operasi SAR tragedi KMP Tunu Pratama Jaya dialihkan ke kedaerahan setelah 13 hari masa pencarian.

Hingga saat ini, korban KMP Tunu Pratama Jaya yang berhasil dievakuasi sebanyak 48 orang. Rinciannya, 30 korban selamat dan 18 korban meninggal dunia.

Dari 18 jumlah korban meninggal, 15 jenazah telah diidentifikasi dan diserahterimakan kepada keluarga masing-masing. Sementara tiga jenazah lainnya harus dites DNA untuk memastikan identitasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.