P4MI Banyuwangi Benarkan Kematian Rizal Sampurna, Pemulangan Jenazah Tunggu Keputusan KBRI

oleh -9 Dilihat
IMG 20250414 WA0022
Kepala P4MI Banyuwangi, Fery Meryanto.

KabarBaik.co – Kabar kematian Rizal Sampurna, TKI Banyuwangi di Kamboja dibenarkan oleh Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Banyuwangi. Tapi dijelaskan bila informasi yang diterima masih minim. Bahkan jenazah pria berumur 30 tahun masih belum diketahui dimana keberadaanya.

Kepala P4MI Banyuwangi, Fery Meryanto mengaku telah mendapat kabar meninggalnya Rizal Sampurno sejak 7 April lalu. Kabar didapat dari kantor BP2MI pusat setelah menerima informasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja. Sehari berselang Fery juga dikabari salah satu pegiat PMI dengan informasi serupa.

“Kami mendapat kabar dari kantor kami di pusat setelah mendapat kabar dari KBRI. Bahwa benar ada PMI dari Banyuwangi atas nama Rizal Sampurna yang meninggal di Kamboja. Tapi dokumen yang kami terima masih minim hanya pasport,” terang Fery, Senin (14/4).

“Kami masih menunggu info lengkap dari KBRI,” imbuhnya.

Terkait proses pemulangan, memang sudah dilakukan pengajuan, namun Fery menyebut prosesnya masih menunggu keputusan dari KBRI. Sebab kini KBRI di Kamboja masih melakukan penyelidikan terhadap pihak yang mempekerjakan Rizal. Pihak itu nantinya yang bakal dimintai pertanggungjawaban untuk proses pemulangan dan segala macamnya.

“KBRI akan meminta pertanggungjawaban kepada yang mempekerjakan atau perusahaan untuk proses pemulangannya. Ini masih dalam penyelidikan,” tegasnya.

Disebutkan oleh Fery bila kasus yang dialami Rizal ini terbilang cukup pelik sebab data yang ada masih sangat minim. Rizal dugaanya berangkat jadi TKI lewat jalur gelap alias unprosedural.

“Nah pada kasus Rizal ini informasinya masih minim, nah itu yang masih diselidiki oleh KBRI. Statusnya unprosedural. Disana bekerja sebagai apa dan apa sebab meninggalnya, dimana jenazahnya, kami belum bisa pastikan karena belum ada pernyataan pasti dari KBRI, terangnya.

Fery menyebut kasus PMI Banyuwangi Kamboja bukan kali pertama. Sebelumnya juga sempat ada yang ditangani P4MI, namun saat itu tidak meninggal dunia dan hanya pemulangan.

Berdasarkan PMI yang bekerja disana, mereka dipekerjakan sebagai scamer judi online. Mereka berangkat lewat jalur unprosedural dan kepincut gara-gara iming-iming gaji selangit.

“Karena unprosedural jumlahnya itu tidak bisa diperkirakan. Selain Kamboja juga ada Thailand dan Myanmar. PMI yang bekerja di tiga negara ini kebanyakan unprosedural. Menurut keterangan mereka disana ya mereka bekerja jadi scammer,” ujarnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.