KabarBaik.co – Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menerima audiensi Pengurus Pusat dan Daerah XIII Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Jawa Timur di Markas
Kodam V/Brawijaya, Jumat (2/5). Pertemuan ini mempererat sinergi GM FKPPI dengan institusi TNI-Polri.
Audiensi dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya, seperti Koorsahli Kodam Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, Kasdam Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, dan Irdam Brigjen TNI Ramli. Dari GM FKPPI hadir Ketua Umum Dwi Rianta Soerbakti, Sekjen Ari Garyanida, Ketua PD XIII Jawa Timur Ir Agoes Soerjanto, dan Sekda GM FKPPI Jatim Didik Prasetiyono.
Dalam arahannya, Mayjen Rudy Saladin menegaskan bahwa GM FKPPI adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar TNI-Polri. “GM FKPPI harus tetap satu semangat dan satu barisan dengan TNI-Polri. Ini bukan sekadar organisasi eksternal, tetapi keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Pangdam mengingatkan tantangan sosial dan politik yang semakin kompleks, mengharapkan GM FKPPI menjadi penjaga stabilitas dan penyejuk di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya idealisme dan menjaga nilai kebangsaan.
“Tantangan ke depan semakin berat. GM FKPPI harus menjadi bagian dari solusi, menjaga idealisme, dan menghindari arus destruktif. Jadilah pembawa kesejukan dan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi yang berorientasi pada kualitas.
“Kaderisasi tidak hanya memperbanyak anggota, tetapi mencetak kader yang memahami sejarah, memiliki wawasan kebangsaan, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” pesannya.
Ketua Umum GM FKPPI, Dwi Rianta Soerbakti, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pangdam V/Brawijaya. Menurutnya, Jawa Timur adalah barometer nasional GM FKPPI.
“Pertemuan ini momentum memperkuat komitmen kami terhadap nilai kebangsaan dan pengabdian pada negara,” tegasnya.
Rianta juga menegaskan kesiapan GM FKPPI mendukung program TNI-Polri dalam memperkuat ketahanan nasional.
Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim, Ir Agoes Soerjanto, melaporkan proses kaderisasi dan konsolidasi organisasi di seluruh wilayah Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya pelatihan, pendampingan, dan pelibatan aktif dalam kegiatan sosial.
“Kami ingin GM FKPPI Jawa Timur dikenal karena manfaat nyata yang dihadirkan, membentuk generasi muda yang loyal kepada negara dan siap berkontribusi di berbagai sektor,” ungkap Agoes.
Sekda GM FKPPI Jatim, Didik Prasetiyono, menyoroti peran strategis organisasi dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung ketahanan ekonomi nasional.
“Di tengah tekanan global seperti perang dagang dan perlambatan ekonomi, stabilitas keamanan menjadi kunci. GM FKPPI memiliki peran penting menjaga ketertiban dan mendukung iklim investasi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, TNI-Polri, dan dunia usaha untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Audiensi diakhiri dengan komitmen bersama menjaga harmoni antara GM FKPPI dan TNI-Polri. Pangdam V/Brawijaya menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif positif GM FKPPI dalam pembinaan generasi muda dan penguatan nasionalisme.
“Mari kita jaga Jawa Timur sebagai wilayah yang aman, damai, dan penuh semangat kebangsaan. GM FKPPI harus menjadi kekuatan moral dan sosial yang merawat Indonesia lintas generasi,” pungkas Mayjen Rudy Saladin.(*)