KabarBaik.co – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, berkunjung ke Pasar Gempol, Jumat (23/1). Tujuannya untuk melihat langsung kondisi dan aktivitas perdagangan yang saat ini mulai ramai semenjak adanya pasar sayur malam hari.
Dalam kunjungan tersebut Taufiqul Ghoni meninjau sejumlah titik area pasar. Dia yang didampingi kepala unit pasar menemui dan berdialog langsung dengan para pedagang. “Dari hasil rapat kerja dengan kepala pasar dan kabid perdagangan, diketahui pendapatan Pasar Gempol naik drastis dari target,” kata Ghoni.
Dari 14 unit pasar yang dikelola pemerintah daerah, kenaikan signifikan berasal dari Pasar Unit Gempol. Penyumbang target pendapatan asli daerah (PAD) terbesar berasal dari pasar sayur. Dari target awal sebesar Rp 211 juta, kini naik menjadi Rp 291 juta semenjak adanya pasar sayur.
Menurut Ghoni, sumber-sumber PAD yang ada di Kabupaten Pasuruan harus dikelola dengan baik. Di antaranya pasar sayur dan bangunan plaza yang ada di area Pasar Gempol. “Pak Bupati kita menginginkan bagaimana sumber-sumber PAD di Kabupaten Pasuruan itu semakin bisa dikelola dengan baik, sehingga bisa berdampak kepada PAD dan kesejahteraan masyarakat di tengah efisiensi daerah”, tegasnya.
Ghoni menjelaskan, pihaknya akan melakukan kajian yang akan disampakan ke Bupati terkait pengelolaan Pasar Gempol. “Sesuai dengan visi-misi Bupati bagaimana pasar tradisional naik kelas dan bisa menjadi tujuan masyarakat di Jawa Timur,” pungkasnya. (*)







