KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) meninjau langsung Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) Sumbersari yang terdampak banjir.
Peninjauan ini bertujuan memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga di tengah kendala cuaca.
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman menegaskan, lokasi SPPG saat ini kurang ideal karena terlalu dekat dengan saluran air. Hal ini menyebabkan area dapur rentan tergenang saat hujan deras.
“Kami turun langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat. Ke depan, relokasi menjadi opsi utama agar kegiatan produksi tidak terganggu dan standar keamanan pangan tetap terjaga sesuai prosedur,” tegas Helmi, Sabtu (31/1).
Soroti Masalah Perizinan Selain kendala fisik bangunan, Satgas MBG menemukan bahwa aspek administrasi SPPG Sumbersari belum sepenuhnya lengkap. Meski sudah beroperasi selama tiga bulan dan melayani 2.000 porsi harian, beberapa dokumen perizinan bangunan masih dalam tahap proses.
“Temuan ini menjadi evaluasi penting bagi kami. Seluruh SPPG di Jember wajib memenuhi kelayakan teknis, higienitas, dan legalitas administratif tanpa terkecuali,” terangnya.
Sumbersari Dwi Aprilia mengonfirmasi bahwa operasional dihentikan sementara selama dua hari terakhir untuk proses sterilisasi peralatan.
“Kami memilih berhenti sementara demi keamanan. Distribusi ke sekolah-sekolah direncanakan kembali normal pada awal pekan depan setelah seluruh area dan peralatan dipastikan steril,” pungkas Dwi. (*)






