Pastikan Keselamatan Penumpang saat Mudik Lebaran, Dishub Sidoarjo Perketat Ram Check di Terminal Porong

oleh -224 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 17 at 2.09.15 PM
Dishub Sidoarjo saat melakukan ram check di Terminal Porong Sidoarjo (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pengawasan terhadap angkutan umum terus diperketat guna memastikan keselamatan penumpang. Di Terminal Porong, Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo menggelar inspeksi keselamatan kendaraan (ram check) secara menyeluruh, Selasa (17/03).

Kegiatan ini menyasar seluruh angkutan umum yang beroperasi, termasuk armada Bus Trans Jatim yang menjadi salah satu andalan karna harganya yang murah. Sedikitnya sekitar 20 unit angkutan umum telah menjalani pemeriksaan dalam giat tersebut.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Kabid Dalops) Dishub Sidoarjo, Angga Kharisma Putra, menjelaskan bahwa ram check merupakan pemeriksaan menyeluruh yang mencakup tiga aspek utama, yakni administrasi, teknis utama, dan teknis penunjang. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada benar-benar laik jalan sebelum melayani penumpang.

“Pemeriksaan ini kami lakukan secara menyeluruh, baik kondisi fisik kendaraan maupun dokumen administrasinya, agar penumpang merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan terhadap aspek teknis utama seperti sistem pengereman, lampu utama, serta komponen keselamatan lainnya.

Sementara untuk teknis penunjang, pemeriksaan meliputi lampu sein, wiper, hingga kondisi ban. Selain itu, kelengkapan administrasi seperti Kartu Pengawasan (KPS), Buku Uji (KIR), SIM pengemudi, dan izin trayek juga turut diperiksa secara detail.

“Kalau ditemukan kendaraan yang tidak memenuhi syarat, baik secara teknis maupun administrasi, maka kami minta untuk tidak beroperasi sementara waktu sampai dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, masih ditemukan sejumlah armada yang belum memenuhi standar. Beberapa di antaranya menggunakan ban cadangan yang sudah aus serta adanya keterlambatan dalam perpanjangan kartu pengawasan pada sejumlah perusahaan otobus.

Sebagai tindak lanjut, kendaraan yang tidak lolos uji langsung diminta untuk berhenti beroperasi sementara dan segera melakukan perbaikan agar kembali memenuhi standar keselamatan.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama, jadi kami tidak akan memberikan toleransi bagi kendaraan yang tidak layak jalan,” tambah Angga.

Selain pemeriksaan kendaraan, Dishub juga memberikan imbauan kepada para pengemudi untuk selalu menaati aturan lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta tidak melebihi kapasitas penumpang, khususnya pada armada seperti Trans Jatim yang memiliki batas maksimal 21 tempat duduk dengan tambahan area berdiri terbatas demi menjaga keselamatan selama perjalanan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.