Pasuruan Penghasil Paprika Terbesar se-Jatim, Layani Kebutuhan Pasar Nusantara

oleh -135 Dilihat
IMG 20260124 WA0015
Salah seorang petani paprica di Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, selama ini dikenal sebagai penghasil susu segar yang memenuhi kebutuhan susu nasional. Selain itu, ada petani paprika Pasuruan yang juga dikenal sebagai yang terbesar di Jatim.

Paprika tumbuh subur dan menjadi primadona para petani sayur-sayuran. Dengan konsep green house, tanaman paprika dapat diproduksi secara maksimal. Salah satunya adalah Eddy Sudarsono, petani paprika dari Dusun Yitnan, Desa Tlogosari.

Eddy selama bertahun-tahun bergelut dengan paprika yang ia rawat di dua green house miliknya. Dengan 4.000 pohon paprika, dia dengan sabar merawat hingga menikmati hasilnya. “Semua tergantung pangsa pasar, yang mana yang paling banyak ya kita panen, karena paprika ada yang hijau, kuning dan merah,” kata Eddy.

Eddy menjelaskan, dalam setiap pohon bisa memanen antara 3-5 kilogram paprika. Yang paling banyak yang dipanen adalah paprika hijau karena jumlah permintaan cukup banyak dan harganya paling murah. “Kalau yang hijau jualnya antara Rp 22 ribu sampai Rp 25 ribu, yang merah Rp 35 ribu per kilogram, dan kuning paling mahal sampai Rp 45 ribu,” imbuhnya.

Menurut Eddy, paprika miliknya dipasarkan hingga ke Jakarta, Kalimantan, hingga Papua. Karena itu, petani tidak perlu repot menjual hasil tanamannya karena pembeli yang langsung datang setelah selesai panen. “Tinggal dipanen, sudah ada yang datang untuk mengambilnya. Jadi tidak perlu repot memasarkan karena sudah ada pasarnya sendiri,” jelasnya.

Saat ditanya omset dari penjualan paprika setiap bulannya, Eddy menegaskan bahwa per bulan ia bisa menghasilkan omset kotor hingga Rp 30 juta. Setelah dipotong dengan biaya tenaga dan perawatan, rata-rata pemasukannya mencapai Rp 15 juta sampai Rp 20 juta. “Ya, alhamdulillah, bisa untuk tabungan dan memperluas kebun,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Tutur, Hendi Candra Wijaya, menegaskan bahwa ratusan ribu tanaman paprika tumbuh dan berkembang di beberapa desa di Kecamatan Tutur yang secara geografis dengan ketinggian 900 mdpl di lereng gunung Bromo. “Hanya saja paling banyak ya di Desa Tlogosari, selain lahannya cukup luas untuk green house, juga peminatnya juga tinggi,” terangnya.

Dengan banyaknya petani yang menanam paprika, Hendi berharap usaha tanaman ini terus berkembang dan mendatangkan kesejahteraan bagi petani dan masyarakat Kecamatan Tutur. “Harapannya ya semakin gerkembang dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, karena di Kecamatan Tutur ini gudangnya paprika nasional,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.