KabarBaik.co, Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto melakukan patroli udara untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 tetap aman dan kondusif.
Patroli tersebut dilakukan menggunakan helikopter dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca Operasi Ketupat Semeru 2026, di tengah masih berlangsungnya pergerakan pemudik kembali ke kota asal.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pemantauan dari udara dilakukan untuk melihat langsung kondisi arus lalu lintas di sejumlah jalur utama di Jawa Timur.
“Hari ini Bapak Kapolda Jatim melaksanakan pemantaun melalui udara dalam rangka KRYD pascaoperasi Ketupat Semeru 2026, mengingat masih adanya arus balik lebaran 2026,” ujar Kombes Abast, Jumat (27/3).
Ia menjelaskan, rute yang dipantau meliputi jalur nasional mulai dari Ngawi hingga Banyuwangi, baik di jalan arteri maupun tol, termasuk kawasan wisata yang berpotensi mengalami lonjakan kendaraan.
Menurut Abast, meski terjadi peningkatan volume kendaraan selama periode mudik dan arus balik, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur tetap terkendali.
Kepadatan lalu lintas yang sempat terjadi di sejumlah titik juga disebut dapat segera diurai oleh petugas di lapangan, sehingga arus kendaraan kembali lancar.
Selain itu, keberhasilan Operasi Ketupat Semeru 2026 juga tercermin dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas.
“Sebelum Operasi Ketupat Semeru kita laksanakan, tercatat kejadian laka lantas di wilayah Jawa Timur ada 1.188 kejadian dan selama 13 hari Operasi Ketupat Semeru ada 751 kejadian,” ujar Kombes Abast.
Polda Jatim pun mengimbau masyarakat yang masih melakukan perjalanan arus balik agar memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk menghindari penumpukan kendaraan di waktu tertentu.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan layanan darurat 110 yang bebas pulsa dan siaga 24 jam jika membutuhkan bantuan kepolisian.(*)






