Pegadaian Pastikan Keamanan Emas Nasabah di Tengah Lonjakan Permintaan

oleh -118 Dilihat
Keamanan aset nasabah adalah prioritas utama. Seluruh emas yang dimiliki nasabah memiliki jaminan fisik yang tersimpan dengan baik dan diawasi ketat oleh pihak berwenang.

KabarBaik.co, Surabaya – PT Pegadaian menegaskan bahwa seluruh investasi emas milik nasabah tetap aman dan terjamin meski terjadi lonjakan permintaan emas fisik dalam beberapa waktu terakhir.

Perusahaan memastikan setiap transaksi produk investasi emas Pegadaian didukung oleh aset dasar (underlying asset) dengan rasio 1:1, yakni setiap gram emas yang dimiliki nasabah dijamin dengan emas fisik setara.

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka, menjelaskan bahwa seluruh emas fisik nasabah disimpan di brankas khusus (vault) berstandar internasional. Penyimpanan tersebut juga diawasi dan diaudit secara berkala oleh regulator, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), guna memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Keamanan aset nasabah adalah prioritas utama kami. Seluruh emas yang dimiliki nasabah memiliki jaminan fisik yang tersimpan dengan baik dan diawasi ketat oleh pihak berwenang,” ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/2).

Pegadaian mengakui saat ini terjadi peningkatan permintaan emas fisik secara signifikan dari nasabah. Kondisi tersebut berdampak pada antrean dalam proses pencetakan dan pengambilan emas, mengingat proses produksi dan distribusi membutuhkan waktu sesuai dengan denominasi atau gramasi yang diminta.

Menurut Dwi, perusahaan terus melakukan langkah optimalisasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. “Kami sedang mengoptimalkan pencetakan emas fisik sesuai permintaan nasabah. Proses produksi dan distribusi memang memerlukan waktu, namun kami berupaya agar seluruh permintaan dapat terpenuhi secepatnya,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Pegadaian meningkatkan kapasitas produksi serta mempercepat jalur distribusi emas fisik. Perusahaan menargetkan seluruh permintaan yang sempat tertunda dapat diserahterimakan paling lambat akhir Februari 2026.

Bagi nasabah yang membutuhkan dana cepat, Pegadaian memastikan likuiditas tetap terjaga. Nasabah dapat memanfaatkan layanan gadai maupun buyback Tabungan Emas melalui jaringan outlet Pegadaian di seluruh Indonesia maupun aplikasi digital TRING!.

Dwi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam menyikapi dinamika investasi emas. Ia menekankan pentingnya berinvestasi sesuai profil keuangan masing-masing serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Pegadaian terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan menjunjung tinggi tata kelola yang baik, taat regulasi, dan berintegritas. Kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan,” tutupnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menegaskan bahwa Pegadaian di wilayah Jawa Timur tetap berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah di tengah tingginya minat investasi emas.

“Di Kanwil XII Surabaya, kami memastikan seluruh layanan investasi emas berjalan sesuai prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Setiap emas nasabah memiliki underlying asset yang jelas dan aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Ahmad.

Ia menambahkan, lonjakan permintaan emas fisik justru menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang kredibel.

“Kami terus mengoptimalkan layanan di seluruh outlet, baik dari sisi pelayanan, edukasi, maupun percepatan proses. Pegadaian hadir bukan hanya sebagai tempat berinvestasi, tetapi juga sebagai mitra keuangan terpercaya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.