Pelajar di Tuban Adu Strategi di Junior Hacker Sobatkom Awards 2025

oleh -174 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 21 at 12.53.56
Peserta kompetisi mengikuti ajang Junior Hacker di Mal Pelayanan Publik Pemkab Tuban. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Enam tim pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Tuban saling adu strategi dalam kompetisi Junior Hacker Sobatkom Awards 2025. Lomba yang menggunakan format Jeopardy Style Capture The Flag (CTF) itu digelar di ruang rapat lantai 3 Mal Pelayanan Publik Pemkab Tuban.

Para peserta ditantang mengejar flag dari berbagai kategori soal yang membutuhkan ketelitian membaca pola dan kecermatan menemukan celah digital. Penanggung jawab Junior Hacker Sobatkom Awards 2025, Raga Yustia, menyampaikan bahwa kompetisi ini menjadi ruang belajar efektif bagi pelajar yang ingin memahami dasar-dasar keamanan siber.

Raga melihat perkembangan signifikan dari para peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan. “Mereka mulai memahami karakter kompetisi CTF dan mampu memecah persoalan digital secara terstruktur. Kami berharap pengalaman ini mendorong pelajar Tuban untuk terus mendalami literasi keamanan siber,” ujarnya, Jumat (21/11).

Panitia membatasi peserta dari jenjang SMA, SMK, dan MA sederajat, dengan setiap tim beranggotakan tiga orang. Seluruh teknis perlombaan disampaikan melalui technical meeting untuk memastikan peserta memahami mekanisme penilaian dan tahapan pengerjaan soal. Setiap tantangan memiliki tingkat kesulitan dan skor yang berbeda.

Tim baru mendapat poin setelah berhasil menemukan flag secara benar. Jika terdapat dua tim dengan nilai yang sama, waktu penyelesaian menjadi pembeda peringkat. Mekanisme ini membuat peserta harus bekerja cepat namun tetap teliti. Meski kesalahan pengiriman flag tidak mengurangi poin, data tersebut tetap tercatat dalam sistem.

Persaingan berlangsung ketat sejak awal. Para peserta membuka kategori soal, memecahkan potongan kode, menelusuri jejak digital, dan merangkai logika pertahanan siber. Ritme kerja sangat menentukan hasil akhir, mengingat perbedaan waktu penyelesaian menjadi faktor penting dalam penilaian.

Pada akhir perlombaan, Tim Anonymous dari SMK Negeri 3 Tuban keluar sebagai juara pertama dengan skor 4.215. Posisi kedua diraih Tim Titisan Sir Koko dari SMK Negeri 1 Tuban dengan skor 3.945, disusul Tim SMATA Hacker dari SMA Negeri 1 Tambakboyo di posisi ketiga dengan skor 3.375. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.