Pelajar Kota Madiun Tusuk Teman hingga Tewas di Malam Tahun Baru gegara Dendam Lama

oleh -41 Dilihat
57154eca 6b59 4c53 9e28 ca3a3f649be6
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian (Istimewa_

KabarBaik.co – Pelajar pelaku penusukan seorang remaja di Kota Madiun telah diamankan. Apa motif pelajar berinisial MRA, 16, itu nekat membunuh temannya sendiri?

“Pelaku ada permasalahan (dendam) lama ke korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyanto, Jumat (2/1).

Namun Agus belum bisa menerangkan soal dendam apa yang membuat MRA nekat membunuh Verind Wibowo Putra, 19. Agus mengatakan pelaku masih dimintai keterangan secara intensif.

“Masih kami dalami,” kata Agus.

Agus menerangkan bahwa pelaku dan korban sama-sama dalam pengaruh alkohol karena mereka sempat pesta miras. Dan pelaku membawa pisau lipat di saat kejadian.

“Pelaku dan korban sama-sama usai minum miras, tapi lokasinya tidak sama,” tandas Agus.

Seorang remaja di Kota Madiun meregang nyawa di malam tahun baru. Ia tewas ditusuk oleh temannya sendiri yang seorang pelajar di Jalan Jolorante 8, Kelurahan Josenan, Taman, Kota Madiun pada Kamis (1/1) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Korban adalah Verind Wibowo Putra, 19, warga Kelurahan Demangan, Taman, Kota Madiun. Korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RS Griya Husada Kota Madiun untuk dilakukan visum et repertum.

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk membekuk pelaku. Pelaku adalah MRA, 16, yang masih berstatus pelajar. Sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan rekan-rekan yang berada di sekitar lokasi, telah dimintai keterangan guna mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.