KabarBaik.co, Jombang — Kondisi mengenaskan mayat pria yang ditemukan di aliran Saluran Induk Mrican Kanan, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, akhirnya terungkap dari hasil autopsi.
Korban diketahui berinisial AS, 32, warga Gurah, Kabupaten Kediri. Polisi memastikan korban meninggal dunia secara tidak wajar dengan sejumlah luka serius di tubuhnya.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan jenazah ditemukan pada Minggu (12/4), dalam kondisi tersangkut di bangunan dak saluran air.
“Identitas jenazah AS, 32 tahun, alamat Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri,” ujar Dimas, Senin (13/4).
Dimas menjelaskan hasil autopsi menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil autopsi menyatakan kematian tidak wajar, dengan temuan luka terbuka pada pipi kiri, luka pada leher sebelah kanan, serta luka pada lengan kiri,” kata dia.
Saat ditemukan, korban juga dalam kondisi tanpa busana.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak kriminal.
Sebelumnya, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyebut, berdasarkan penelusuran awal, tidak ada warga sekitar yang mengenali korban.
“Hasil pengumpulan bahan keterangan sementara, korban bukan warga Megaluh maupun Turipinggir. Bahkan diduga bukan berasal dari wilayah Jombang,” ujar Ardi.
Polisi juga membuka kemungkinan jasad korban terbawa arus dari daerah lain. Hal itu mengingat aliran Saluran Induk Mrican Kanan terhubung hingga wilayah Kediri.
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian korban. (*)






