Usai Misi Diplomasi ke Iran, Ketum PBNU Gus Yahya Langsung Sowan ke Tambakberas Jombang

oleh -76 Dilihat
Ketua Umum PBNU KH Yahya Tsaquf saat memberikan keterangan kepada wartawan di Tambakberas, Jombang. (Foto: Teguh)
Ketua Umum PBNU KH Yahya Tsaquf saat memberikan keterangan kepada wartawan di Tambakberas, Jombang. (Foto: Teguh)

KabarBaik.co, Jombang – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) langsung bertolak ke Jombang usai kembali dari Iran, Minggu (12/7).

Dari bandara, ia langsung menuju Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas untuk bersilaturahmi sekaligus menghadiri rangkaian persiapan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.

Gus Yahya mengungkapkan, kunjungan ke Tambakberas sebenarnya telah dijadwalkan sejak Kamis lalu. Namun agenda itu tertunda setelah dirinya mendapat penugasan dari Presiden Republik Indonesia untuk bergabung dalam delegasi resmi pemerintah ke Iran.

“Saya sebenarnya sudah merencanakan sowan ke Tambakberas, tetapi sehari sebelumnya mendapat pemberitahuan untuk bergabung dengan delegasi yang mewakili Presiden dan Pemerintah Indonesia ke Iran,” ujar Gus Yahya kepada wartawan.

Dalam misi tersebut, delegasi Indonesia membawa mandat menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatullah Ali Khamenei sekaligus menyuarakan komitmen Indonesia untuk mendorong perdamaian di Timur Tengah.

Selama di Iran, delegasi bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi, mulai Menteri Luar Negeri Iran, Ketua Parlemen Iran, hingga Ketua Tim Perunding Iran.

“Pesan utama yang kami bawa adalah menyampaikan belasungkawa sekaligus mendorong agar proses berikutnya mengarah pada terciptanya perdamaian,” katanya.

Selain membawa sikap resmi pemerintah, Gus Yahya juga menyampaikan aspirasi moral warga NU. Ia mengatakan sejak konflik di Timur Tengah memanas, PBNU terus mengajak seluruh warga Nahdliyin mendoakan keselamatan umat Islam dan terwujudnya perdamaian dunia.

Menurutnya, pesan yang disampaikan delegasi Indonesia mendapat sambutan baik dari para pejabat Iran. Ia berharap ikhtiar tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan perdamaian.

Usai menuntaskan misi diplomatik, Gus Yahya memilih langsung menuju Jombang tanpa pulang ke rumah terlebih dahulu.

Baginya, kunjungan ke Tambakberas penting karena pesantren itu memiliki nilai sejarah sebagai salah satu tempat kelahiran Nahdlatul Ulama sekaligus akan menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35.

Ia berharap Muktamar mendatang berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi masa depan NU serta kemaslahatan umat.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.