Gagal Razia di Krengseng, Satpol PP Sidoarjo Gerebek Warung Karaoke di Lebo, Enam LC Diangkut

oleh -68 Dilihat
Para LC diamankan Satpol PP saat razia di tempat warung karaoke di Desa Lebo. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Para LC diamankan Satpol PP saat razia di tempat warung karaoke di Desa Lebo. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Tak membuahkan has saat razia prostitusi akibat informasi bocor di kawasan Krengseng, Tambak Kemerakan, Kecamatan Krian, tak mrmbuat Satpol PP Kabupaten Sidoarjo menghentikan operasi penyakit masyarakat (pekat). Petugas gabungan langsung bergerak menyasar warung karaoke di Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (11/7) malam.

Operasi yang turut diikuti Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Mimik Idayana itu menyasar warung kopi dan tempat karaoke yang disinyalir menyediakan pemandu lagu atau ladies companion (LC). Satu per satu ruangan dan penghuni di lokasi diperiksa petugas.

Hasilnya, enam perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu diamankan. Mereka kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Sidoarjo untuk menjalani pendataan dan tes HIV oleh petugas Dinas Kesehatan.

Kasatpol PP Kabupaten Sidoarjo Yany Setyawan mengatakan, operasi gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya menekan penyakit masyarakat yang berpotensi menjadi faktor penyebaran HIV/AIDS.

“Operasi gabungan kemarin menjadi bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga ketertiban umum, menegakkan peraturan daerah dan meminimalisasi penyakit masyarakat yang berpotensi menjadi faktor penyebaran HIV/AIDS,” kata Yany, Minggu (12/7).

Penggerebekan warung karaoke di Lebo juga membuahkan temuan puluhan botol minuman beralkohol. Dari tempat milik Agus Soebandoko, petugas mengamankan 12 botol Bir Bintang.

Sedangkan dari warung kopi dan karaoke milik Desi Ariyani, ditemukan tujuh botol Bir Bintang serta masing-masing satu botol Guinness, Alexis dan Iceland. Seluruh minuman beralkohol tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti.

Plt Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kabupaten Sidoarjo Novianto menjelaskan, setiap pemandu lagu yang terjaring wajib menjalani pemeriksaan kesehatan. Identitas pengunjung hingga pemilik usaha juga diperiksa dalam operasi tersebut.

“Seluruh pemandu lagu yang ditemukan dilakukan screening dan pengambilan sampel darah oleh tim Dinas Kesehatan. Jika ditemukan minuman beralkohol, barang bukti langsung diamankan,” ujar Novianto.

Sebelum menggerebek warung karaoke di Lebo, sekitar 130 personel gabungan lebih dahulu menyisir Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung dan kawasan Krengseng, Kecamatan Krian. Namun, petugas tidak mendapatkan hasil di dua lokasi tersebut karena diduga informasi razia bocor.

Operasi pekat dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS itu berakhir sekitar pukul 23.55 WIB. Enam LC yang diamankan menjalani pendataan, pemeriksaan kesehatan serta mendapat sosialisasi dan edukasi.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.