KabarBaik.co, Blitar – Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api melalui Stasiun Blitar terus meningkat. Selama Semester I 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Blitar mencapai 425.226 orang, naik 2,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat 416.153 penumpang.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai pembenahan fasilitas yang dilakukan di Stasiun Blitar sejak awal tahun. Di antaranya peninggian peron, penambahan overcapping, hingga peningkatan layanan berbasis digital.
“Peningkatan fasilitas di Stasiun Blitar merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan pelayanan yang semakin nyaman bagi pelanggan,” ujarnya, Minggu (12/7).
Tidak hanya penumpang berangkat, jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Blitar juga mengalami kenaikan. Pada Semester I 2026 tercatat 440.526 penumpang, meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 432.843 penumpang.
Secara keseluruhan, kinerja angkutan penumpang di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun juga menunjukkan tren positif. Selama Januari hingga Juni 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 7 mencapai 3.138.647 orang, naik 160.374 penumpang atau sekitar 5,4 persen dibanding Semester I 2025 yang tercatat 2.978.273 penumpang.
Tohari menyebut kenaikan tersebut juga didorong hadirnya rangkaian New Generation pada KA Bangunkarta dan KA Singasari, serta peningkatan kualitas pelayanan di sejumlah stasiun. “Peningkatan kinerja angkutan penumpang Semester I 2026 ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” katanya.
Ke depan, PT KAI Daop 7 Madiun memastikan akan terus mengembangkan fasilitas pendukung di berbagai stasiun, termasuk Stasiun Blitar, guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi massal. (*)






