Pelajar SMAN 1 Arjasa Alami Hipotermia Saat Mendaki Gunung Ranti Banyuwangi

oleh -421 Dilihat
Korban saat dievakuasi. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Seorang pendaki perempuan berusia 17 tahun dilaporkan mengalami hipotermia saat melakukan pendakian di Gunung Ranti, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (3/1).

Korban yang diketahui merupakan pelajar anggota Sispala SMAN 1 Arjasa tersebut berhasil dievakuasi tim gabungan setelah mengalami penurunan kondisi fisik di area puncak gunung.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.32 WIB. Korban diduga mengalami hipotermia akibat kondisi cuaca dingin dan kelelahan saat berada di puncak Gunung Ranti sehingga membutuhkan penanganan serta evakuasi segera.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi Yoppie Bayu Irawan, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan adanya pendaki yang mengalami hipotermia.

“Begitu mendapat informasi, tim rescue Damkarmat bersama Basarnas Banyuwangi segera dikerahkan. Fokus utama kami adalah penanganan cepat korban hipotermia agar kondisinya tidak semakin memburuk,” kata Yoppie.

Tim gabungan berangkat menuju lokasi pada pukul 16.25 WIB dan tiba di Pos Penjagaan Gunung Ranti sekitar pukul 18.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung berkoordinasi dengan Perhutani KPH Banyuwangi Barat dan Satgas Gunung Ranti sebelum melakukan proses evakuasi.

Pada pukul 18.40 WIB, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan dibawa turun ke Basecamp Gunung Ranti untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Korban diketahui bernama Devi Rahmadani, 17 tahun, pelajar asal Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Yoppie menambahkan, hipotermia menjadi salah satu risiko yang kerap terjadi saat pendakian, terutama pada pendaki pelajar yang belum sepenuhnya siap menghadapi perubahan cuaca ekstrem di kawasan pegunungan.

“Kami mengimbau para pendaki, khususnya pelajar, agar mempersiapkan fisik, perlengkapan, dan memahami kondisi cuaca sebelum melakukan pendakian. Jangan memaksakan diri jika kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan,” tegasnya.

Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, dilakukan debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat. Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 19.00 WIB. Seluruh personel kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi evakuasi ini melibatkan Tim Rescue Damkarmat Kabupaten Banyuwangi, Basarnas Banyuwangi, Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Satgas Gunung Ranti, Sispala SMAN 1 Arjasa, serta Banyuwangi SAR Independent (BSI).(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.