KabarBaik.co, Gresik – Aksi sigap jajaran Satlantas Polres Gresik membantu dua pemudik asal Situbondo yang tertinggal bus mudik patut apresiasi.
Petugas bahkan melakukan pengejaran hingga kawasan Tol Tandes, Surabaya, agar pasangan suami istri (pasutri) tersebut tetap bisa pulang ke kampung halaman.
Peristiwa itu terjadi saat keberangkatan program bus mudik gratis tujuan Situbondo dari Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Bus dijadwalkan berangkat pukul 07.30 WIB.
Namun, kedua pemudik baru tiba sekitar pukul 08.15 WIB. Saat sampai di lokasi, bus yang seharusnya mereka tumpangi telah lebih dulu berangkat.
Mengetahui hal tersebut, petugas Satlantas Polres Gresik langsung mengambil langkah cepat. Atas perintah Kapolres Gresik, anggota Satlantas mengantar keduanya menggunakan kendaraan patroli dan pengawalan (patwal) untuk menyusul bus.
Pengejaran dilakukan hingga mendekati kawasan Tol Tandes, Surabaya. Berkat koordinasi yang cepat, bus akhirnya berhasil dikejar dan dihentikan, sehingga kedua pemudik dapat kembali naik dan melanjutkan perjalanan menuju Situbondo.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan, tindakan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik.
“Atas perintah Bapak Kapolres, kami diminta mengejar bus agar pemudik tetap bisa berangkat. Alhamdulillah, bus berhasil kami kejar dan keduanya bisa melanjutkan perjalanan,” ujarnya, Kamis (19/3).
Sementara itu, salah satu pemudik, Bakti, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan polisi. Ia tidak membayangkan jika dirinya dan sang istri benar-benar tertinggal dan gagal pulang kampung.
“Ini program mudik gratis. Kalau sampai tertinggal, kami pasti kebingungan. Terima kasih kepada jajaran Polres Gresik yang sudah membantu,” kata Bakti, warga Kelurahan Lumpur, Gresik.(*)






