KabarBaik.co – Peluang calon jemaah haji (CJH) cadangan untuk bisa berangkat ke tanah suci tahun ini masih terbuka. Mereka bisa mengisi kuota yang kosong bila sampai batas akhir masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) terdapat CJH yang tak sanggup melunasi.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan, Imron Muhadi mengatakan, CJH cadangan memang disiapkan untuk mengantisipasi adanya calon jemaah yang gagal berangkat akibat tak melunasi Bipih. Jumlahnya sebanyak 200 orang atau 14 persen dari kuota haji asal Kabupaten Pasuruan sebanyak 1.411.
”Nanti akan kami inventarisasi apakah ada kuota yang tidak terisi, sehingga membuka peluang CJH cadangan untuk naik,” jelas Imron, Sabtu (26/4). Batas akhir pelunasan Bipih tahap dua berlangsung hingga kemarin (25/4).
Imron belum memastikan apakah semua kuota sudah terpenuhi atau tidak. Atau ada kuota yang kosong karena terdapat CJH yang tak melunasi Bipih. ”Karena begitu calon jemaah sudah melunasi, otomatis terbaca di sistem. Jadi tidak perlu langsung setor bukti pelunasan ke kami seketika. Makanya kami perlu waktu untuk mengeceknya,” kata Imron.
Menurut Imron, dari data yang diterima sehari sebelum batas akhir pelunasan Bipih, sebanyak 117 CJH belum melunasi Bipih. Dengan demikian, kemungkinan jumlah tersebut akan diisi calon jemaah dari kuota cadangan. ”Cadangan itu memang sudah diminta melakukan pelunasan, tetapi dalam pengertian mereka belum tentu berangkat kalau tidak ada kuota yang bisa diisi. Berlaku juga sebaliknya,” ujarnya.
Kementerian Agama sudah memastikan keberangkatan dan pembagian kloter untuk CJH tahun ini. CJH asal Kabupaten Pasuruan berangkat dari embarkasi Surabaya yang terbagi menjadi empat kelompok terbang (kloter). Mereka dijadwalkan berangkat pada 27-28 Mei mendatang. (*)