Pemadaman Listrik 6 Jam di Nganjuk Bikin Pengusaha Ikan Koi Ketar-Ketir

oleh -201 Dilihat
Ilustrasi Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah Nganjuk.
Ilustrasi Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah Nganjuk.

KabarBaik.co, Nganjuk – Sejumlah wilayah di Kabupaten Nganjuk harus bersabar menyusul adanya pemadaman listrik berkala pada Sabtu (8/8).

Langkah ini diambil oleh PT PLN (Persero) ULP Nganjuk demi pemeliharaan keandalan jaringan listrik, meski durasinya yang terbilang lama langsung memicu kekhawatiran besar bagi para pelaku usaha lokal, khususnya pembudidaya ikan koi.

“Lama sekali itu. Sampai jam 4 sore, bahaya bagi koi ku,” keluh Ahmad Syarwani, pengusaha koi asal Nganjuk yang wilayahnya terdampak pemadaman.

Pemadaman listrik di wilayah Kecamatan Nganjuk ini terbagi dalam dua estimasi waktu, yaitu pukul 10.00–14.00 WIB dan 10.00–16.00 WIB.

Beberapa titik vital hingga permukiman warga ikut terdampak, mulai dari area Terminal Nganjuk, perkantoran pemerintah, hingga kawasan perumahan.

Adapun pekerjaan teknis yang dilakukan meliputi pemeliharaan jaringan distribusi 20 Kv serta peningkatan sarana kelistrikan lainnya.

“Kenapa pak lama sekali nyalanya? Yang dibenahi apa?” tanya Syarwani saat mempertanyakan durasi pengerjaan yang dinilai terlalu memakan waktu.

Menanggapi keluhan masyarakat mengenai durasi pemadaman yang mencapai enam jam tersebut, pihak manajemen PLN ULP Nganjuk memberikan penjelasan langsung.

Pemadaman terpaksa dilakukan demi memastikan keselamatan para petugas selama proses pengerjaan konstruksi di lapangan.

“Ada pemeliharaan dan pemasangan trafo,” ungkap Yudha, Kepala PLN ULP Nganjuk.

Meskipun durasi pekerjaan diperkirakan memakan waktu hingga sore hari, pihak PLN berjanji mengupayakan agar penanganan teknis bisa diselesaikan lebih awal dari jadwal.

Selain itu, PLN juga mengimbau warga yang menggunakan generator set (genset) agar memisahkannya dari instalasi PLN demi keamanan bersama.

“Ya memang estimasi demikian Pak. Semoga saja bisa lebih cepat,” pungkas Yudha.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.