KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus mempercepat pembangunan gedung gerai dan kantor Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga kini, sekitar sembilan lokasi telah mulai dibangun, dengan ketentuan lahan siap digunakan dan telah terverifikasi.
Terbaru yaitu pembangunan gerai KDKMP ke-9 berlokasi di Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto di Lapangan GOR Perdamaian, Kelurahan Temas, belum lama ini.
Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan, gerai KDKMP diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus ruang interaksi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional. “Tidak bisa dikelola secara asal-asalan. Koperasi ini harus benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Nurochman, Kamis (8/1).
Ia menjelaskan, pembiayaan pembangunan gerai koperasi bersumber dari APBN. Pelaksanaan pembangunan diamanatkan kepada Komandan Kodim 0808/Malang sebagai bentuk sinergi lintas sektor antara pemerintah dan TNI. Menurut Nurochman, tata kelola koperasi harus dijalankan secara akuntabel dan transparan.
Selain itu, peningkatan kapasitas pengurus melalui pendidikan dan pelatihan serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan menjadi faktor penting agar koperasi berjalan berkelanjutan. “Selama ini fasilitas ekonomi banyak berada di luar desa dan kelurahan. Karena itu koperasi harus segera dibangun, cepat beroperasi, dan didukung sarana penunjang yang matang,” ujarnya.
Sebelumnya, pembangunan gerai dan kantor KDKMP telah dilakukan di Desa Pendem, Mojorejo dan Torongrejo, Kecamatan Junrejo. Desa Pendem dikenal sebagai salah satu sentra produksi beras di Kota Batu. Pemkot Batu menargetkan pembangunan fisik gerai KDKMP di seluruh desa dan kelurahan rampung pada Maret 2026 mendatang.
Pembangunan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan ekonomi desa sekaligus mempercepat implementasi program nasional hingga tingkat akar rumput. Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengatakan, dari total 24 desa dan kelurahan di Kota Batu, sebanyak 22 wilayah telah menyetujui lokasi pembangunan koperasi.
Dari jumlah tersebut, lanjut Heli, delapan desa telah terverifikasi secara administratif dan kesiapan lahan, serta mulai melakukan pembangunan. “Desa Pendem yang menjadi KDMP ke delapan memiliki potensi besar sebagai penyuplai beras, termasuk melalui Kelompok Wanita Tani dan kelompok tani beras organik,” jelas Heli.
Ia menambahkan, lokasi gerai koperasi yang berada di jalur strategis dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi diharapkan mampu mendukung perputaran ekonomi dan pemasaran produk unggulan masyarakat. (*)









