Pemkab Banyuwangi Beri Penghargaan 1.096 Pendonor Darah

oleh -254 Dilihat
Sejumlah pendonor memamerkan sertifikat penghargaan

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan penghargaan kepada 1.096 pendonor darah di wilayah setempat. Penghargaan yang diberikan berupa lencana dan sertifikat yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono.

Wabup mengatakan, penghargaan berupa piagam dan lencana yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keikhlasan, sukarela, dan kepedulian mereka terhadap orang-orang di sekitar yang membutuhkan bantuan darah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor darah. Apa yang kalian lakukan merupakan hal yang sangat mulia. Dedikasi dan keikhlasan kalian tidak bisa kami lupakan,” kata Mujiono yang juga Ketua PMI Banyuwangi ini, saat menyerahkan penghargaan di Dakon Resto, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah.

Wabup menyebut, stok darah di Banyuwangi selalu tersedia berkat para pendonor darah sukarela. Karena mereka menyumbang 80 hingga 90 persen stok darah di daerah ini.

“Penghargaan yang kami berikan ini tentunya tidak seberapa. Tapi percayalah setiap tetes darah yang diberikan bisa menjadi amal baik bagi kemanusiaan untuk membantu keselamatan nyawa orang lain,” sambung Wabup.

Meski kondisi stok darah yang stabil, Pemkab berkomitmen terus mendorong jumlah para pendonor darah khususnya pendonor darah sukarela di Banyuwangi.

“Untuk itu, kami serius mendukung upaya PMI dalam meningkatkan jumlah pendonor darah sukarela melalui berbagai program kesehatan yang sudah kami jalankan,” ujar Mujiono.

Ditambahkan Kepala Unit Donor Darah PMI Banyuwangi, dr. Rezekiyanti, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Donor Darah Sedunia tahun 2025.

Sebanyak 1.096 pendonor darah sukarela yang mendapat penghargaan itu merupakan para pendonor yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 10 kali, 25 kali, 50 kali, 75 kali, dan 100 kali.

Selain mendapat penghargaan dari Pemkab, tahun ini para pendonor darah sukarela sebanyak 75 kali akan diundang oleh Pemprov Jatim untuk menerima penghargaan, sedangkan pendonor yang sudah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali akan menerima penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial di Istana Negara.

“Jumlah pendonor darah sukarela kita terus meningkat. Saat ini ada 20 ribu lebih. Sebagai bentuk apresiasi, kita pilih yang secara rutin dan aktif untuk mendapatkan penghargaan ini,” katanya.

Ia menyebut, rata-rata kebutuhan darah di Banyuwangi tiap bulannya sekitar 1.800-2.000 kantong. Sementara tiap harinya sekitar 60-70 kantong darah.

“Stok darah di Banyuwangi hari ini ada sekitar 250 kantong. Alhamdulillah bisa melebihi kebutuhan harian,” ucapnya.

Selain memberikan apresiasi, PMI Banyuwangi turut memberikan doorprize berupa sepeda motor, sepeda listrik, kulkas, tv, dan hadiah menarik lainnya kepada para pendonor darah sukarela yang telah memenangkan undian saat HUT PMI ke-80 pada 15 September lalu.

“Undian ini tidak bermaksud untuk mengundi nasib para pendonor. Tetapi ini bentuk ungkapan terima kasih kami dan karena kami tidak bisa memberi hadiah kepada semua pendonor yang tadi jumlahnya ribuan. Sehingga kami memberikan dalam bentuk undian,” kata dr. Yanti.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.