Pemkab Banyuwangi Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa

oleh -599 Dilihat
IMG 20250926 WA0008
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat manyambangi rumah warga terdampak gempa.

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan bantuan untuk warga di Kecamatan Wongsorejo yang terkena dampak gempa 5,7 magnitudo yang terjadi, Kamis (25/9).

Berdasarkan hasil asesmen total ada 7 bangunan yang rusak akibat gempa. Rinciannya, enam bangunan dapur rumah warga dan satu atap masjid. Kerusakan yang terjadi ringan hingga sedang.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani telah mengecek langsung ke lokasi, Jumat (26/9). Ipuk memastikan pemkab akan membantu warga membangun kembali bangunan yang rusak.

“Kami hari ini mengecek korban gempa yang berdampak di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Dalam pengecekan itu, pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), saat ini mendata kebutuhan untuk merehabilitasi bangunan yang rusak.

“Saat ini Pemkab sedang mendata berapa yang dibutuhkan untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ipuk menilik dua rumah warga yang dapurnya rusak di Desa Bimorejo dan Wongsorejo, serta masjid yang atapnya jebol di Desa Sidodadi.

Selain mengupayakan perbaikan bangunan yang rusak, Ipuk juga membawa beberapa bantuan yang dibutukan warga.

Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Supiyatik, 70 tahun, di Desa Bimorejo. Dapur rumah Supiyatik yang berukuran sekitar 5 meter x 9 meter ambruk setelah digoyang gempa.

Bangunan dapur rumah memang terlihat tidak kokoh. Namun bangunan batu bata tanpa tulangan dan pondasinya lemah.

“Saat gempa, saya tidak di rumah. Hanya ada anak saya yang posisinya di depan. Saya dapat kabar kalau rumah roboh, saya kaget dan langsung pulang,” katanya.

Dia awalnya mengira bangunan yang ambruk adalah rumah inti. Tapi ternyata dapur di sisi belakang rumah.

“Terima kasih Ibu Bupati sudah dibantu,” ujarnya.

Di Desa Sidowangi, Ipuk mendatangi Masjid Babul Muttaqin yang atapnya ambrol. Saat kejadian, masjid dalam keadaan kosong. Para jemaah sudah meninggalkan masjid usai salat ashar sekitar satu jam sebelum gempa terjadi.

“Saya sedang bersih-bersih di halaman masjid karena malamnya ada peringatan maulid. Lalu tiba-tiba atap ambruk ya pas gempa itu,” kata M Rokib, Takmir Masjid.

Dia menyebut, masjid akan tetap digunakan Jumatan hari ini ini.

“Masjid masih bisa digunakan. Tadi dibawakan terpal untuk penutup sementara sampai ada perbaikan,” sambungnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.