Pemkab Bojonegoro Serahkan Sertifikat SKM SuKMa e-Jatim 2025, Bupati Tekankan Refleksi Kinerja ASN

oleh -113 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 01 at 12.27.34
Penyerahan sertifikat SKM SuKMa oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, kepada ASN. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar apel pada Rabu (kemarin) yang dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) SuKMa e-Jatim Tahun 2025. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi dan evaluasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di penghujung 2025.

Dalam apel tersebut, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, serta unit layanan publik menerima sertifikat atas capaian kinerja dan kualitas pelayanan terbaik berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat tahun 2025 di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Secara simbolis, sertifikat SKM SuKMa e-Jatim 2025 diserahkan kepada perwakilan Puskesmas Sekar, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Puskesmas Bojonegoro, Puskesmas Gondang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kecamatan Ngasem, Kecamatan Bojonegoro, serta Kecamatan Ngraho.

Berdasarkan hasil SKM SuKMa e-Jatim Tahun 2025, seluruh unit pelayanan publik di lingkup Pemkab Bojonegoro meraih kategori “Sangat Baik”. Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tertinggi diraih oleh Kecamatan Ngraho dengan skor 98,78, disusul Kecamatan Bojonegoro sebesar 97,96 dan Kecamatan Ngasem sebesar 97,46.

Penilaian dilakukan secara daring sebagai bagian dari upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan bahwa apel tersebut merupakan apel terakhir di tahun 2025 sehingga menjadi momen penting bagi seluruh ASN untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri. Ia menegaskan bahwa capaian kinerja pemerintahan tidak terlepas dari kontribusi seluruh ASN.

“Momen ini menjadi refleksi dan evaluasi diri. ASN harus memiliki pondasi yang kuat dan kapasitas yang mumpuni dalam bekerja, karena sumpah dan janji jabatan itu harus dipertanggungjawabkan,” tegas Wahono, Kamis (1/1).

Bupati juga menekankan bahwa kepemimpinan di Kabupaten Bojonegoro dibangun dalam satu kerangka kolaborasi bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan seluruh OPD. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil merupakan hasil kerja bersama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya ingin kinerja dan kualitas pelayanan kita ke depan terus meningkat dan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Setyo Wahono mengingatkan pentingnya penerapan nilai kerja berakhlak, integritas, etos kerja, serta semangat kolaborasi di lingkungan ASN. Ia menekankan bahwa ASN tidak hanya dituntut sibuk bekerja, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi dan peningkatan kapasitas diri secara berkelanjutan.

Selain itu, mindset pelayanan menjadi perhatian utama, yakni kewajiban memberikan layanan publik yang profesional, berempati, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Menurutnya, ASN yang unggul adalah mereka yang mampu membangun sinergi, komunikasi yang baik, serta keseimbangan antara kinerja dan karakter.

“Sumber daya manusia unggul bukan hanya cerdas dan terampil, tetapi juga harus memiliki fisik, mental, dan emosional yang baik. Dengan itu, target pelayanan kepada masyarakat akan semakin sempurna,” pungkas Bupati. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.