Pemkab Bojonegoro Siapkan Tiga Skema APBD 2027, Maksimal Rp 5,8 Triliun

oleh -4 Dilihat
IMG 20260319 WA0018
Tim TAPD Pemkab Bojonegoro saat rapat dengan tim Banggar DPRD Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyiapkan tiga skema perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027. Ketiga skema tersebut disusun dengan mempertimbangkan tingkat serapan APBD 2026 dan diproyeksikan tidak melebihi Rp 5,8 triliun.

Ketua TAPD Bojonegoro, Edi Susanto, menyampaikan hal tersebut dalam rapat sinkronisasi kebijakan dan prioritas pembangunan daerah tahun 2027 bersama DPRD beberapa hari lalu. Ia menjelaskan, kerangka pendanaan dalam rancangan awal (ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 disusun berdasarkan kondisi riil keuangan daerah saat ini.

Proyeksi tersebut mengacu pada potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2026. “Proyeksi pendapatan berada di angka Rp 4,6 triliun, sementara belanja diperkirakan sebesar Rp 4,4 triliun,” ujar Edi, Kamis (19/3).

Edi mengungkapkan bahwa pihaknya menyiapkan tiga skenario pembiayaan berdasarkan tingkat serapan anggaran, yakni 90 persen, 85 persen, dan 80 persen. Pada skenario pertama, jika serapan APBD mencapai 90 persen, maka diproyeksikan terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp 559,9 miliar. Dengan demikian, total APBD 2027 diperkirakan mencapai Rp 5,2 triliun.

Sementara itu, pada skenario kedua dengan serapan 85 persen, SiLPA diperkirakan sebesar Rp 899,9 miliar, sehingga postur APBD meningkat menjadi Rp 5,5 triliun.
Adapun skenario ketiga, jika serapan hanya mencapai 80 persen, SiLPA diproyeksikan sebesar Rp 1,1 triliun, dengan total APBD 2027 berpotensi mencapai Rp 5,8 triliun.

Edi juga menambahkan, dalam komponen pengeluaran pembiayaan tahun 2027, pemerintah daerah telah mengalokasikan komitmen untuk dana abadi sebesar Rp 750 miliar serta penyertaan pada BUMD pangan mandiri senilai Rp 12,7 miliar, dengan total mencapai Rp 762 miliar.

“Dengan pengeluaran pembiayaan tersebut, total APBD sesuai ranwal 2027 pada skenario serapan 90 persen berada di angka Rp 5,2 triliun,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.