KabarBaik.co, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Bulog Cabang Jember memulai pendistribusian bantuan pangan skala besar. Pelepasan bantuan ditandai dengan pemberangkatan belasan truk pengangkut ribuan ton beras dari Kantor Bulog Cabang Jember, Mangli, pada Jumat (10/4).
Setelah prosesi pelepasan, penyaluran dilanjutkan ke wilayah perkotaan. Bupati Jember, Gus Fawait, didampingi Kepala Bulog Cabang Jember, terjun langsung ke Kelurahan Kaliwates untuk menyerahkan bantuan secara simbolis. Tak hanya di titik kumpul, bantuan juga diantar langsung (door to door) ke rumah warga yang berhalangan hadir karena kendala fisik maupun usia.
Kepala Bulog Cabang Jember, M. Ade Saputra, menjelaskan bahwa distribusi ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan Pemkab Jember guna menjamin kelancaran dan ketepatan sasaran. Berdasarkan data terbaru, total penerima di Jember mencapai 390.744 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Jumlah tersebut menempatkan Jember sebagai daerah dengan jumlah penerima bantuan pangan terendah di Jawa Timur,” ungkap Ade.
Untuk alokasi periode Februari–Maret, komoditas yang disalurkan adalah beras sebanyak 8.000 Ton dan minyak goreng, 1,8 Juta Liter (didistribusikan secara bertahap).
Pada tahap awal, penyaluran difokuskan di tiga kecamatan inti yakni, Kaliwates, Patrang, dan Sumbersari. Guna meminimalisir penyimpangan, proses distribusi didukung oleh sistem aplikasi digital dan pengawasan ketat dari petugas di setiap kelurahan.
Sementara itu, Bupati Jember, Gus Fawait, memberikan catatan positif terkait data penerima bantuan tahun ini. Menurutnya, status Jember sebagai penerima terendah di Jatim merupakan indikator fundamental bagi perbaikan ekonomi daerah.
“Manfaatkan bantuan ini dengan bijak. Saya minta masyarakat ikut mengawasi. Jika ada penyaluran yang tidak tepat sasaran, atau ada warga yang sangat layak namun belum terdata, segera laporkan agar bisa langsung kami tindak lanjuti,” tegas Gus Fawait. (*)








