KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0824 Jember mendapatkan penghargaan khusus dari Perum Bulog Kanwil Jawa Timur atas kontribusinya dalam menyukseskan program penyerapan gabah nasional.
“Alhamdulillah tentu kami senang dengan penghargaan yang didapat dan ini momentum reflektif atas capaian besar yang diraih Jember dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Bupati Jember Muhammad Fawait, Sabtu (28/6).
Ia juga menyampaikan capaian ini bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah saja, melainkan hasil kerja kolaboratif dari berbagai pihak, mulai dari jajaran Perum Bulog Jember, Kodim 0824 hingga Babinsa, serta para petani yang terlibat aktif dalam mendampingi program pertanian.
“Kami kedatangan pimpinan wilayah Bulog Jawa Timur dan beliau menyampaikan bahwa Jember adalah kabupaten dengan serapan gabah tertinggi se-Jawa Timur, dan Jawa Timur adalah provinsi dengan serapan gabah tertinggi di seluruh Indonesia. Tentu ini membanggakan bagi kami,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait menegaskan bahwa keberhasilan ini dipersembahkan khusus bagi semua pihak yang telah bekerja keras di lapangan.
“Kita persembahkan penghargaan ini untuk para petani di seluruh Kabupaten Jember, dan untuk seluruh jajaran TNI sampai ke bawah, Babinsa semuanya yang sudah berjibaku di dalam menyukseskan program nasional prioritas Presiden Pak Prabowo,” ucapnya
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menurutnya telah memberikan perhatian besar kepada sektor pertanian, khususnya dalam hal penyerapan gabah petani dengan harga yang menguntungkan.
“Tidak mungkin petani akan tersenyum seperti ini tanpa kebijakan beliau yang luar biasa,” tuturnya.
Pihaknya menegaskan komitmen Pemkab Jember untuk terus bersinergi dengan TNI dan Bulog serta semua elemen demi meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat kecil di Jember.
Menurutnya, kebijakan negara yang membeli gabah petani dengan harga yang layak adalah langkah nyata dalam membangun ketahanan pangan yang berkeadilan.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Jawa Timur Langgeng Wisnu A, memastikan komitmen pihaknya dalam menyerap hasil panen petani dengan harga yang sesuai dengan kebijakan pemerintah.
Dia pun mengajak para petani untuk tidak ragu menanam padi karena Bulog siap membeli hasil panen mereka dengan harga yang sesuai.
“Petani tidak usah ragu untuk menanam padi, karena Bulog siap menyerap dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah,” katanya. (*)