Kru Bus di Terminal Purabaya Dicek Kesehatan Jelang Nataru

oleh -173 Dilihat
49394978 f9a5 4362 8ec8 e71df6b19f20 scaled
Tim kesehatan memeriksa sopir bus di Terminal Purbaya (Istimewa)

KabarBaik.co – Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kru bus dalam kota di Terminal Purabaya, Sidoarjo, menjalani pemeriksaan kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh awak bus berada dalam kondisi prima sebelum melayani lonjakan penumpang selama periode libur panjang.

Sugianto, petugas Damri, menyampaikan bahwa terdapat 14 armada Trans Semanggi dan 22 armada TransJatim yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB. Menurutnya, tren kenaikan penumpang sudah mulai terlihat.

“Sepertinya penumpang yang menggunakan bus Trans Semanggi dan Trans Jatim ini sudah mulai meningkat jelang libur Natal dan Tahun Baru nanti,” ujarnya.

Ia menambahkan para kru sering bekerja hingga larut malam sehingga waktu istirahat kerap tidak terpenuhi. Melalui pemeriksaan berkala ini, para sopir dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka sebelum kembali bertugas.

“Kami bersyukur bisa mendapatkan pengecekan kesehatan. Biar saat di jalan lebih aman dan selamat, kan kita kalau nyopir bawa penumpang banyak,” tambahnya.

Penanggung jawab Pelayanan Jasa Raharja Surabaya, Indra, menyatakan bahwa pemeriksaan tersebut diberikan secara gratis bagi seluruh kru bus sebagai langkah antisipasi kelelahan, terutama menjelang jam kerja padat Nataru.

“Ada ketentuan minimal empat jam istirahat bagi kru yang bertugas. Pemeriksaan ini membantu memastikan kondisi mereka tetap fit sebelum melayani penumpang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pelayanan Medis RSU Assakinah Medika, dr Helmy Uung Muharromi, menyebutkan bahwa keluhan kru bus umumnya berkaitan dengan kaki kram, nyeri pundak, asam urat, kolesterol, hingga gula darah tinggi.

“Apapun keluhan kru bus yang kami periksa, tetap kami berikan obat, khususnya vitamin untuk menjaga kesehatan dan stamina mereka,” ungkapnya.

Helmy menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini bagi pengemudi yang mayoritas memiliki jam istirahat minim.

“Idealnya orang membutuhkan delapan jam istirahat per hari. Meski tidak semua bisa melaksanakannya, pengemudi harus mengerti kondisi kesehatannya sendiri untuk antisipasi,” terangnya.

Pemeriksaan kesehatan ini akan dilakukan secara berkala selama periode angkutan Nataru sebagai bentuk optimalisasi pelayanan dan keselamatan, sehingga penumpang dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.