Dari Jember Terasah di Gresik, Ibovna Tembok Kokoh Masa Depan Timnas Voli Putri Indonesia

oleh -180 Dilihat
IBOVNA
Ibovna Anindya Thalita Sahuri (kanan) dan Khanza Putri (kiri), dua skuad muda dari klub Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. (AVC)

KabarBaik.co, Gresik- Di atas lapangan, sorotan penonton kerap tertuju kepada pemain yang mencetak angka lewat smash keras. Namun, di balik setiap kemenangan sebuah tim, ada sosok yang bekerja senyap. Berdiri kokoh di depan net, membaca arah serangan lawan, lalu menghadangnya dengan blok yang mematikan.

Peran itulah yang mulai dijalani dengan baik oleh Ibovna Anindya Thalita Sahuri, salah seorang talenta muda bola voli putri Indonesia yang digadang-gadang kelak sebagai masa depan sektor middle blocker tim nasional.

Berasal dari Kabupaten Jember, Jawa Timur, Ibovna menapaki jalan panjang menuju panggung Asia. Di usianya yang masih muda, 15 tahun, Ibovna berhasil menembus skuad Tim Nasional Voli Putri Indonesia U-18. Sebuah pencapaian yang tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari proses latihan, disiplin, dan konsistensi yang terus dijaga sejak usia dini.

Postur tubuhnya yang mencapai sekitar 176 sentimeter menjadi modal penting sebagai seorang middle blocker dengan kemampuan quicj attack.  Namun, tinggi badan hanyalah awal. Posisi ini menuntut kemampuan membaca permainan, kecepatan mengambil keputusan, timing saat melakukan blok, hingga keberanian menghadapi smasher lawan yang datang silih berganti.

Semua kemampuan itu perlahan ditempa selama menjalani pembinaan bersama Gresik Phonska Plus Pupuk Indoensia (dulu bernama Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia). Klub tersebut memang dikenal sebagai salah satu lumbung lahirnya atlet-atlet voli nasional yang mampu bersaing di level elite.

Kemampuan Ibovna akhirnya menarik perhatian tim pelatih nasional. PBVSI memasukkannya ke dalam program pemusatan latihan, sebelum akhirnya namanya tercantum dalam daftar final 12 pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-18.

Kepercayaan itu menjadi langkah besar dalam kariernya.

Mengenakan seragam Merah Putih bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja keras atlet muda dari daerah mampu mengantarkannya bersaing di level internasional.

Bersama Srikandi Muda, Ibovna dipercaya tampil pada ajang 23rd Princess Cup di Thailand dan kemudian memperkuat Indonesia dalam AVC Girls’ U-18 Championship 2026, kejuaraan paling bergengsi kelompok umur di kawasan Asia.

Di turnamen tersebut, ia mulai menunjukkan perkembangan yang cukup progresif. Sebagai middle blocker, Ibovna tidak hanya bertugas membendung serangan lawan, tetapi juga menjadi pilihan dalam quick attack yang juga menghasilkan poin penting bagi Indonesia. Beberapa kali kontribusinya di depan net membantu tim menjaga ritme permainan saat menghadapi lawan-lawan dengan postur lebih tinggi dan pengalaman yang lebih matang.

Bagi pemain seusianya, kesempatan tampil di level Asia merupakan pengalaman yang sangat berharga. Menghadapi negara-negara kuat seperti Jepang, China, Thailand, hingga Korea Selatan menjadi ruang belajar yang sulit diperoleh di kompetisi domestik. Dari sana, mental bertanding, ketenangan, dan kualitas teknik terus diasah.

Perjalanan Ibovna juga menunjukkan bahwa pembinaan atlet tidak selalu harus dimulai dari kota-kota besar. Jember telah melahirkan sejumlah atlet berbakat, sementara Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menjadi tempat yang mengasah potensinya hingga siap tampil di pentas internasional. Kolaborasi antara daerah asal dan klub pembina menjadi fondasi penting dalam membangun kariernya.

Masih banyak perjalanan yang harus ditempuh Ibovna. Usianya masih sangat muda, proses pembelajaran masih panjang, dan tantangan di level senior tentu akan jauh lebih berat. Namun, bekal teknik, postur, pengalaman internasional, serta lingkungan pembinaan yang baik menjadi modal besar bagi perkembangan kariernya ke depan.

Indonesia selalu membutuhkan generasi baru untuk menjaga tradisi prestasi bola voli putri. Ketika sejumlah pemain senior kelak memasuki akhir kariernya, regenerasi menjadi sebuah keniscayaan. Di antara nama-nama yang mulai bermunculan, Ibovna Anindya Thalita Sahuri adalah salah satunya.

Perjalanan dari Jember telah membentuk fondasi kariernya. Kini, panggung Asia menjadi tempatnya menimba pengalaman. Jika proses pembinaan berjalan konsisten dan perkembangannya terus meningkat, bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan publik akan mengenalnya sebagai salah satu “tembok” utama Timnas Voli Putri Indonesia, seorang middle blocker yang berdiri kokoh menjaga pertahanan Merah Putih sekaligus menjadi harapan baru bagi masa depan voli putri Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.