Pemkot Batu Bakal Siapkan Mal UMKM, Kawasan Alun-Alun Jadi Lokasi Potensial

oleh -568 Dilihat
Wali Kota Batu, Nurochman. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai menyiapkan perencanaan pendirian mal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kawasan sekitar Alun-alun Kota Batu menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan dalam kajian awal.

Wali Kota Batu, Nurochman mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus menyiapkan desain mal UMKM sebagai tahap awal proyek tersebut. “Ya, progres rencana pembangunan terus berlanjut. Sedang kami persiapkan desainnya,” ujar Nurochman, Rabu (9/7).

Meski belum menyebutkan lokasi secara pasti, pria yang akrab disapa Cak Nur itu mengungkapkan bahwa sejumlah tempat telah masuk dalam pembahasan awal. “Kalau lokasi masih belum bisa saya pastikan. Nanti opsinya ada di beberapa tempat, bisa di sekitaran Alun-alun,” ucapnya.

Menurutnya, mal UMKM akan difungsikan sebagai ruang display bagi produk-produk unggulan pelaku usaha mikro hingga menengah di Kota Batu. Ia menilai kualitas produk UMKM lokal cukup potensial untuk dipromosikan secara lebih luas.

“Di Kota Batu ini banyak UMKM yang punya kualitas bagus. Maka produknya akan kami tampilkan di Mal UMKM nanti,” jelasnya.

Meski begitu, pembangunan fisik mal UMKM dipastikan belum akan dimulai tahun ini. Cak Nur menyebut tahapan saat ini masih dalam proses perencanaan dan penyusunan desain. “Belum kalau tahun ini. Kan perencanaannya belum, masih disiapkan,” tambahnya.

Di luar rencana pendirian mal UMKM, Pemkot Batu juga membuka opsi pemanfaatan bedak-bedak kosong di Pasar Induk Among Tani. Tempat itu bisa difungsikan untuk menampung dan menjual produk UMKM, meski bukan bagian langsung dari proyek mal UMKM.

“Bisa jadi nanti memanfaatkan bedak-bedak kosong di Pasar Induk Among Tani. Tapi itu bukan mal UMKM-nya, hanya tempat untuk menampung produk UMKM,” jelas Cak Nur.

Sebagai informasi, gagasan pendirian mal UMKM telah masuk dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batu tahun 2025–2030. Wacana ini juga dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Maret 2025 lalu.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu, Aries Setiawan, menegaskan bahwa pendirian mal UMKM merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat daya tahan sektor UMKM di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Selain pembangunan mal UMKM, kami juga terus jalankan program pendampingan, fasilitasi akses permodalan, dan pelatihan kewirausahaan,” ujarnya.

Aries menjelaskan, berdasarkan data Diskumperindag, pertumbuhan sektor UMKM di Kota Batu pada 2023 mencapai 28 persen. Jumlah UMKM meningkat dari 5.900 unit menjadi 7.552 unit pada tahun 2024. Sebagian besar UMKM tersebut bergerak di sektor makanan dan minuman.

“Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berwirausaha dan efektivitas program pengembangan yang telah dijalankan pemerintah daerah,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.