Pemkot Batu Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan 2026 Meski Belum Panen Jagung

oleh -92 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 14 at 11.42.56
Wakil Wali (Wawali) Kota Batu, Heli Suyanto, saat berada di lahan penanaman jagung. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Wakil Wali (Wawali) Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dalam mendukung program Swasembada Pangan 2026, meskipun hingga saat ini tanaman jagung di wilayahnya belum memasuki masa panen.

Penegasan tersebut disampaikan Heli saat mengikuti Panen Raya Jagung Serentak Nasional Kuartal I secara daring melalui zoom meeting dari Bumi Lumbung Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.

“Tanaman jagung di Kota Batu masih belum cukup umur untuk dipanen. Perkiraan panen baru bisa dilakukan pada Februari 2026. Namun, kehadiran kami dalam panen raya nasional ini merupakan bentuk dukungan kebijakan dan pendampingan kepada petani,” tegas Heli Suyanto saat ditemui Rabu (14/1).

Menurutnya, jagung yang ditanam di Desa Pendem merupakan varietas Advan Jago dengan usia tanam sekitar tiga bulan dan luasan lahan mencapai 1,6 hektare. Kondisi tersebut membuat Kota Batu belum dapat melaksanakan panen serentak secara fisik seperti daerah lain.

Heli menekankan, keterlibatan Pemkot Batu dalam kegiatan nasional tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan sebagai bentuk keseriusan daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat.

“Kami ingin memastikan petani tetap mendapat pendampingan dan dukungan, meski panen belum dilakukan. Ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional,” ujarnya.

Ia juga mengakui keterbatasan lahan pertanian menjadi tantangan serius di Kota Batu. Untuk itu, Pemkot Batu telah menetapkan Kecamatan Junrejo sebagai kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) guna menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

“Keterbatasan lahan tidak boleh menjadi alasan melemahkan sektor pertanian. Penetapan LSD di Junrejo menjadi langkah konkret untuk melindungi lahan pertanian dan petani,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.

Panen Raya Jagung Serentak Nasional merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat dalam memperkuat cadangan pangan nasional, menjaga ketersediaan jagung untuk kebutuhan pangan dan pakan, serta memastikan penyerapan hasil panen petani melalui Bulog. “Kami siap mendukung penuh program swasembada pangan nasional sesuai dengan kondisi dan potensi daerah,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.