Pemkot Blitar Imbau ASN Hemat BBM, WFH Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

oleh -157 Dilihat
IMG 20260401 WA0036 scaled
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengimbau aparatur sipil negara (ASN) untuk mulai melakukan penghematan bahan bakar minyak (BBM). Imbauan tersebut sebagai tindak lanjut kebijakan efisiensi yang digalakkan pemerintah pusat.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan, salah satu upaya yang didorong pemerintah adalah penggunaan moda transportasi yang lebih hemat energi. “Kami menghimbau ASN untuk ke kantor menggunakan kendaraan non-BBM, seperti sepeda atau motor listrik,” ujarnya, Rabu (1/4).

Selain itu, pemerintah pusat juga mewacanakan penerapan work from home (WFH) sebagai bagian dari efisiensi. Namun, hingga saat ini Pemkot Blitar masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut sebelum menerapkannya. “Untuk WFH, kami masih melihat arahan dari pemerintah pusat maupun provinsi,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah efisiensi tidak hanya dilakukan melalui pola kerja, tetapi juga dengan menekan penggunaan fasilitas operasional pemerintah, termasuk kendaraan dinas. “Penggunaan operasional kita minimalkan, termasuk patwal yang hanya digunakan untuk kebutuhan tertentu,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen, Wali Kota juga berencana memberikan contoh langsung dalam penghematan energi, salah satunya dengan menggunakan sepeda untuk aktivitas kerja. “Kita sebagai pimpinan harus memberi contoh agar ASN bisa ikut menerapkan,” tambahnya.

Menurut Syauqul, Pemkot Blitar akan menunggu kebijakan dari pemerintah pusat mengenai wacana WFH tersebut. “Kita di daerah tungu arahan dari pusat,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.