Pemkot Malang Siapkan E-Retribusi untuk Optimalkan PAD Pasar

oleh -162 Dilihat
IMG 20251204 WA0041
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah menyiapkan penerapan e-retribusi pasar sebagai bagian dari program digitalisasi pasar rakyat. Kebijakan ini digulirkan untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar yang dinilai belum maksimal akibat sistem pendataan manual.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan seluruh pasar di Kota Malang akan masuk dalam program digitalisasi secara bertahap.

“Semua pasar akan didigitalisasi. Termasuk penerapan e-retribusi, tetapi ini bertahap. Artinya kami terus berupaya mengoptimalkan penerimaan PAD dari sektor retribusi pasar,” ujar Eko, Kamis (4/12).

Eko mengungkapkan, digitalisasi diperlukan untuk menghadirkan data retribusi yang akurat dan terintegrasi. Selama ini masih ditemukan pedagang yang membayar retribusi di bawah ketentuan.

Ia mencontohkan pedagang dengan kios seluas 10 meter atau lebih yang hanya membayar Rp 3.000–Rp 4.000 per hari. Padahal, sesuai Peraturan Daerah (Perda), tarifnya Rp10.000 per hari. “Pendataan masih manual sehingga potensi penyimpangan tarif cukup besar,” jelasnya.

Dalam skema digitalisasi pasar, lanjut Eko, identitas pedagang hingga luasan kios akan tercatat lengkap di sistem. Besaran retribusi kemudian dihitung otomatis berdasarkan Perda, sehingga petugas tidak lagi menentukan tarif manual.

Eko meyakini sistem ini akan meminimalkan kebocoran dan meningkatkan PAD. Diskopindag juga akan mengintensifkan sosialisasi Perda kepada pedagang. Ia menilai tantangan terbesar justru pada perubahan perilaku dalam proses penarikan retribusi, bukan teknologinya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.