Pemkot Pasuruan Konsisten Perangi Stunting, Wali Kota Tekankan Peran Orang Tua Hebat

oleh -638 Dilihat
IMG 20250728 WA0012 1

KabarBaik.co – Upaya penurunan angka stunting di Kota Pasuruan terus digencarkan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan bertajuk Grebek Stunting, yang kembali digelar di sejumlah wilayah.

Pada pelaksanaannya kali ini, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, mengunjungi dua kelurahan, yakni Bugul Lor dan Kebonagung, Senin (28/7). Kegiatan Grebek Stunting kali ini menyasar 25 anak di Kelurahan Bugul Lor dan 39 anak di Kelurahan Kebonagung. Rangkaian kegiatan meliputi Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), makan bersama, serta pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan keluarga berisiko stunting.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan menegaskan bahwa kunci tumbuh kembang anak yang optimal terletak pada peran orang tua. “Harapan kita semua adalah agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan kuat. Untuk mencapainya, orang tua juga harus hebat, karena anak yang hebat lahir dari pendampingan yang hebat. Stunting bukan hanya soal asupan gizi, tetapi juga pola asuh,” ujar pejabat yang akrab disapa Mas Adi itu.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Pasuruan tercatat sebesar 11,7 persen pada 2023. Pemkot Pasuruan menargetkan penurunan angka tersebut hingga di bawah 5 persen pada tahun 2025. “Menyiapkan Generasi Emas 2045 harus dimulai sejak dini, karena 1.000 hari pertama kehidupan merupakan fondasi emas bagi tumbuh kembang anak,” lanjutnya.

Mas Adi juga menekankan bahwa tanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak tidak hanya berada di pundak ibu, melainkan juga ayah. Ia mengajak seluruh orang tua untuk memberikan ASI eksklusif, menyediakan asupan bergizi, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Biarkan anak aktif bermain. Stimulasi fisik juga penting. Bila orang tua sudah memiliki pengetahuan yang utuh, tinggal mengimplementasikannya dengan perhatian penuh kepada anak-anak,” jelas Mas Adi.

Program SOTH dan Grebek Stunting merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Pasuruan dalam membangun generasi yang sehat dan cerdas. Dengan dukungan Posyandu, kader kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat, Pemkot optimistis angka stunting akan terus menurun dari tahun ke tahun.

“Pemerintah Kota Pasuruan akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi anak-anak, agar mereka dapat meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang,” pungkasnya.

Paket PMT yang disalurkan mencakup susu, ikan, telur, sayuran, dan ayam. Paket ini akan diberikan secara rutin melalui Posyandu selama 12 minggu dan menjangkau sebanyak 632 anak balita penerima manfaat di seluruh wilayah Kota Pasuruan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menurunkan angka stunting. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.