KabarBaik.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima penghargaan internasional dari Mandalika International Festival (MIF) sebagai bentuk apresiasi atas visi pariwisata mendunia serta berbagai terobosan strategis di sektor pariwisata yang dinilai konsisten mendorong NTB menjadi destinasi kelas dunia.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemprov NTB karena dinilai berhasil membangun arah kebijakan pariwisata yang mampu mengintegrasikan promosi destinasi, penguatan event, dan kolaborasi lintas sektor di tingkat nasional maupun internasional.
Selain Pemprov NTB, Kabupaten Lombok Tengah juga turut menerima penghargaan serupa karena posisinya yang strategis sebagai pusat pariwisata dunia, khususnya dengan kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang menjadi magnet utama pariwisata dan event internasional.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam mengembangkan sektor pariwisata serta penyelenggaraan event di tingkat regional maupun nasional.
Direktur Mandalika International Festival Sirajuddin, menjelaskan bahwa pemerintahan dan lembaga-lembaga yang terpilih dinilai memiliki konsistensi luar biasa dalam memajukan pariwisata dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun terakhir.
“Penghargaan ini kami berikan kepada daerah maupun lembaga-lembaga yang memang konsen dalam mengembangkan pariwisata dan event di NTB dan di Indonesia. Mereka berhak meraihnya karena mampu berkolaborasi dengan baik, baik dalam skala nasional maupun internasional,” ujar Sirajuddin, Jumat (9/1).
Sebagai bagian dari rangkaian acara Mandalika International Festival (MIF), sejumlah daerah, lembaga, dan institusi di Nusa Tenggara Barat turut menerima penghargaan internasional tersebut.
Sirajuddin menegaskan bahwa penetapan penerima penghargaan tidak dilakukan secara sembarangan. Terdapat tiga kriteria utama yang menjadi dasar penilaian, yakni adanya kolaborasi nasional dan internasional, kreativitas perguruan tinggi, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, lembaga, komunitas, serta BUMN dalam membangun sinergi, serta konsistensi dalam pengembangan pariwisata dan event.
Selain pemerintah daerah, tiga lembaga pendidikan tinggi juga mendapatkan penghargaan dari MIF. Penilaian diberikan berdasarkan strategi kampus dalam menarik wisatawan mancanegara (wisman), wisatawan nusantara (wisnus), investasi, serta mahasiswa internasional, penyelenggaraan event, dan keaktifan media sosial dalam mempublikasikan kegiatan.
Adapun perguruan tinggi yang menerima penghargaan tersebut yakni Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Muhammadiyah Mataram (UMAT), dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok.
“UNRAM dan UMAT kami nilai sukses menghadirkan mahasiswa internasional untuk belajar di NTB, sementara Poltekpar Lombok berperan besar dalam pembinaan desa wisata serta pengembangan paket-paket wisata,” pungkasnya.(*)






