KabarBaik.co – Pemuda berinisial LR, 18 tahun, di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi babak belur dan pingsan usai diduga dikeroyok oleh anggota perguruan silat. Pengeroyokan terjadi saat korban melintas di Desa/Kecamatan Bangorejo, Minggu (18/1).
Kakak korban, Indah Ayu, menerangkan, peristiwa pengeroyokan terjadi saat adiknya melintas sendirian menggunakan motor usai mengantarkan sang ibu ke Terminal Jajag dan hendak pulang karena harus bekerja.
Sesampainya di tempat kejadian adiknya diteriaki oleh segerombolan pemuda berseragam silat.
Lucky kemudian diberhentikan dan tanpa bertanya, rombongan pemuda yang berjumlah sekitar 10 orang tersebut langsung mengeroyoknya.
Dengan aksi provokatif, pelaku menyerang Lucky dengan alasan karena berasal dari perguruan silat yang berbeda.
“Tanpa basa-basi langsung diberhentiin dan dikeroyok tanpa rasa manusiawi. Adik saya dipukuli sama lebih dari 10 orang,” kata Indah.
“Adik saya saat itu tidak bisa membalas dan dihajar terus sampai pingsan,” tambahnya.
Beruntungnya, Lucky ditolong oleh warga yang melerai dan membawanya ke Puskesmas Kebondalem untuk mendapatkan perawatan. Keluarga selanjutnya melapor ke Polsek Bangorejo.
Lucky saat ini telah menjalani visum dan setelah mendapatkan perawatan di puskesmas, ia diizinkan pulang.
“Keadaan adik saya saat ini tidak ada luka yang benar-benar serius, tapi banyak lebam di tubuhnya, mukanya juga bengap. Keluhan sakitnya banyak di kaki, punggung dan pinggang,” urai Indah.
Kini, setelah insiden penganiayaan dan pengeroyokan tersebut dilaporkan polisi, ia dan keluarganya berharap keadilan dan para pelaku dapat dihukum sesuai ketentuan yang berlaku karena telah mengancam nyawa sang adik.
Sementara itu, dikonfirmasi, Kapolsek Bangorejo AKP Hariyanto membenarkan insiden tersebut dan laporan peristiwa tersebut telah diterima polisi dengan laporan Polisi Nomor: LP/B/01/1/2026/SPKT Unit Reskrim/Polsek Bangorejo/Polresta Banyuwangi/Polda Jatim, tanggal 18 Januari 2026.
“Iya betul ada laporan masuk dan pelapor sudah diberi tanda bukti lapor,” ujarnya.
Polisi pun kini tengah melakukan pendalaman untuk menggali siapa yang bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.






