Pemuda Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Jombang, Kades Ungkap Statusnya sebagai Perangkat Desa

oleh -111 Dilihat
Petugas BPBD saat melakukan pencarian (istimewa)
Petugas BPBD saat melakukan pencarian (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Fakta baru terungkap di balik hilangnya DS, 27, warga Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, Jombang, yang menceburkan diri ke Sungai Brantas di wilayah Desa Kebondoko, Kecamatan Tembelang.

DS ternyata merupakan perangkat Desa Gedongombo. Ia menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) di pemerintahan desa setempat.

Kepala Desa Gedongombo Lasiman membenarkan identitas tersebut. Menurutnya, DS selama ini aktif sebagai perangkat desa.

“Jadi memang benar, yang menceburkan diri itu adalah perangkat desa saya. Di desa, dia menjabat Kasi Kesra di Pemdes Gedongombo,” kata Lasiman kepada wartawan, Senin (17/8).

Lasiman mengatakan pihak desa tidak mengetahui persoalan yang tengah dihadapi DS sebelum kejadian. Pihaknya baru mendapat informasi setelah Dimas menceburkan diri saat berada di atas perahu penyeberangan Sungai Brantas.

“Kita juga tidak tahu awalnya. Kita tahunya juga dia sudah menceburkan diri ke Sungai Brantas itu saat sedang naik perahu,” ujarnya.

Terkait dugaan pemicu kejadian, Lasiman menyebut pihaknya hanya mendengar adanya persoalan keluarga. Sementara di masyarakat beredar kabar DS nekat menceburkan diri karena hubungan asmaranya tidak mendapat restu untuk menikah.

Namun, Lasiman belum bisa memastikan kabar tersebut.

“Kalau yang saat ini beredar isunya memang seperti itu. Namun, apakah pasti itu kami juga tidak bisa memastikan,” tegasnya.

Lasiman menambahkan, DS masih berstatus lajang dan belum pernah menikah.

“Dia sendiri statusnya bujangan, memang belum menikah,” jelasnya.

Hingga Senin (17/8) sekitar pukul 14.00 WIB, Dimas belum ditemukan. Tim gabungan masih menyisir aliran Sungai Brantas untuk mencari keberadaan korban.

“Sampai pukul 14.00 ini dia juga belum ditemukan. Upaya pencarian masih dilakukan petugas gabungan. Semoga saja bisa segera ditemukan jasadnya,” pungkas Lasiman

Sebelumnya, DS dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Brantas pada Minggu (16/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu, DS menyeberang seorang diri menggunakan perahu dari arah selatan Desa Kebondoko menuju utara Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso. Ia juga membawa sepeda motor Honda Mega Pro.

Saat perahu baru menempuh sekitar seperempat perjalanan, Dimas tiba-tiba menceburkan diri ke sungai bersama sepeda motornya.

Dua saksi yang berada di lokasi sempat berusaha menolong dengan melempar rompi dan ban pelampung. Namun, Dimas justru menyingkirkan alat pelampung tersebut sebelum akhirnya tenggelam.

Hingga kini, pencarian terhadap DS masih dilakukan oleh tim gabungan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.