Pemuda di Nganjuk Meninggal Dikeroyok, Polisi Tangkap 9 Pelaku

oleh -59 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 29 at 6.16.52 PM
Polisi menunjukkan barang bukti saat pers rilis di Mapolres Nganjuk (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Polisi menetapkan sembilan orang sebagai tersangka kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pemuda bernama Nabil Kolili (20), warga Desa Maguan, Berbek. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya masih di bawah umur.

“Total ada sembilan orang yang kami tetapkan sebagai tersangka, enam di antaranya merupakan pelaku dewasa, sedangkan tiga lainnya masih di bawah umur,” jelas Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca, Kamis (29/1)

Sukaca menjelaskan bahwa peristiwa pengeroyokan terjadi pada Jumat, (9/1) sekitar pukul 02.00 WIB di Desa Ngepung, Patianrowo. Pengeroyokan itu mengakibatkan korban harus menjalani perawatan medis secara intensif di RSUD Kertosono sampai akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Soedono, Kota Madiun, namun akhirnya meninggal dunia pada Selasa, (13/1), akibat luka yang dideritanya.

“Usai kejadian, kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa sejumlah saksi yang ada di lokasi. Dari hasil penyelidikan, kita berhasil mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan itu,” ujarnya.

Sukaca menambahkan bahwa enam tersangka dewasa telah ditahan sejak (10/1). Adapun penanganan terhadap tiga tersangka anak dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Untuk tersangka yang masih di bawah umur, saat ini kami terapkan mekanisme khusus; mereka memang dipulangkan, namun statusnya tetap sebagai tersangka. Prosesnya memiliki batas waktu berbeda dengan tersangka dewasa,” terangnya.

Pihak kepolisian juga turut memperlihatkan sejumlah barang bukti yang diamankan, di antaranya tiga lembar hasil visum et repertum korban, dua unit sepeda motor Honda PCX, pecahan paving dan batu yang diduga digunakan saat pengeroyokan, serta satu potong kaos berwarna biru.

Sukaca juga menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama sembilan rekannya dalam perjalanan pulang usai berkumpul di wilayah Desa Ngepung, di tengah perjalanan, rombongan tersebut berpapasan dengan kelompok pemuda lain yang jumlahnya belasan orang, hingga berujung bentrokan fisik yang tidak terkendali.

Hingga kini, penyidik Polres Nganjuk masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif pasti di balik aksi pengeroyokan yang menelan korban jiwa tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.