KabarBaik.co – Tingginya pengguna narkotika di wilayah hukum BNN Kabupaten Pasuruan kian tahun semakin meningkat. Terbukti dari jumlah rekomendasi rehabilitasi pada 2024 dengan 2025 naik dua kali lipat.
Data BNN Kabupaten Pasuruan menyebut, selama 2024 ada 105 orang yang mendapatkan rekomendasi rehabilitasi. Sedangkan pada 2025 meningkat drastis menjadi 215 orang. BNN Kabupaten Pasuruan mempunyai peran penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di masyarakat, dengan berbagai cara telah dilakukan mulai dari sosialisasi hingga tes urine.
Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki menyampaikan, pada tahun ini pihaknya akan melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah khususnya di Kabupaten Pasuruan dengan Dinas Pemuda dan Olahan (Dispora) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk membentuk relawan pemulihan setiap desa.
“Kita akan kerjasama dengan Pemkab Pasuruan untuk membuat relawan pemulihan setiap desa. Ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi kecanduan narkotika,” kata Masduki, Sabtu (3/1).
Masduki menyampaikan, relawan pemulihan akan dilatih cara menanggulangi para pecandu narkotika. “Kalau di setiap desa ada relawan dan telah terlatih pastinya pecandu narkotika bisa lebih cepat sembuh, ditambah lagi biaya lebih ringan tidak memberatkan,” terangnya.
Jika data angka prevalensi penyalahgunaan narkotika nasional mencapai 1,73 persen dari jumlah umur 15 sampai 50 tahun, maka estimasi di Kabupaten Pasuruan bisa mencapai 2 ribu orang. Karena itu, BNN meminta semua pihak dan keluarga untuk berkomunikasi dalam pemulihan pecandu narkotika. (*)






