Penyelundupan 122 Kg Sabu Asal Aceh Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni Lampung

oleh -55 Dilihat
IMG 1406
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf bersama jajarannya saat menggelar konferensi pers di Polres Lampung Selatan (ANTARA/Riadi Gunawan)

KabarBaik.co – Polres Lampung Selatan menggagalkan percobaan penyelundupan sabu seberat 122,515 kilogram asal Aceh di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf mengatakan dari hasil pengungkapan ratusan kilogram narkoba tersebut, pihaknya berhasil mengamankan tiga pelaku berinisial WS, 30, R, 44, dan S, 43, yang merupakan warga Aceh.

“Anggota Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan telah melakukan penangkapan dan penyitaan narkotika jenis sabu seberat 122,515 kg di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni pada pada Sabtu tanggal 27 Desember 2025 sekitar pukul 21.00 WIB,” kata Helfi, Senin (12/1).

Dalam pengungkapan kasus penyelundupan sabu tersebut, kata Helfi, para pelaku diketahui menggunakan modus operandi disembuyikan di dalam tumpukan muatan jengkol untuk mengelabui petugas.

“Ratusan kilogram sabu ini dibawa menggunakan truk dengan modus disembunyikan di dalam tumpukan muatan jengkol dari Aceh menuju Pasar Kramat Jati, Jakarta,” ujarnya.

Menurut Helfi, nilai ekonomi dari barang haram yang berhasil disita tersebut, pihaknya memperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Yang apabila diasumsikan dengan nilai ekonomis per satu gram senilai Rp 1.000.000 rupiah, maka dari 122,515 kilogram sabu adalah Rp 122 miliar,” ujar dia.

Helfi menjelaskan dari pengungkapan kasus tersebut, aparat kepolisian memperkirakan hampir satu juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Apabila diasumsikan, satu gram dikonsumsi lima orang maka dengan seberat 122,515 kilogram sabu tersebut jiwa yang berhasil diselamatkan adalah 612,575 orang,” lanjut Helfi. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.