Peringatan Dini 5–7 April di NTB, BMKG Imbau Waspadai Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi

oleh -466 Dilihat
c270bbe1 6a00 4297 af63 189539f23b66

KabarBaik.co, Mataram — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) selama tiga hari berturut-turut, mulai 5 hingga 7 April, dengan potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Pada 5 April, BMKG mencatat sejumlah wilayah berstatus waspada terhadap hujan sedang hingga lebat, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, serta Kota Bima. Pada hari tersebut, hujan juga berpotensi disertai angin kencang.

Memasuki 6 April, peringatan meluas ke seluruh kabupaten/kota di NTB. Selain wilayah sebelumnya, Kabupaten Lombok Utara juga masuk dalam kategori waspada, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang terjadi secara merata.

Sementara pada 7 April, BMKG kembali menetapkan sejumlah wilayah dalam kategori waspada dengan turunnya hujan sedang hingga lebat meliputi Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, dan Dompu. Pada periode ini, tidak terdapat wilayah dengan status siaga maupun awas, serta tidak ada peringatan dini angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat atau petir, serta berkurangnya jarak pandang. Risiko lain yang perlu diantisipasi antara lain pohon tumbang dan baliho roboh.

Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir, nelayan, dan pelaku transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi mencapai lebih dari 2 meter di perairan Selat Lombok bagian selatan dan Samudra Hindia selatan NTB.

BMKG menegaskan pentingnya pemantauan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi serta kepatuhan terhadap imbauan pemerintah daerah guna meminimalisir risiko bencana selama periode cuaca ekstrem tersebut.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.