Peringatan Nuzulul Quran Jadi Momentum PDIP Surabaya Berbagi ke Duafa dan Yatim

oleh -89 Dilihat
PDI Perjuangan Kota Surabaya
DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya berbagi di bulan Ramadan. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar peringatan Nuzulul Quran yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama serta aksi sosial bagi masyarakat, khususnya kaum duafa, janda, dan anak yatim, Senin (9/3). Acara berlangsung di Gedung Wanita di Kalibokor Surabaya

Turut hadir sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur antara lain Yordan M Bataragoa, Eri Cahyadi, dan Didik Prasetyono.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji mengatakan peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum bagi kader partai untuk meneladani ajaran Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Sebagai umat Islam, memperingati Nuzulul Quran adalah kewajiban untuk mengenang perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima wahyu. Karena itu kegiatan seperti ini setiap tahun selalu kita peringati sebagai rutinitas,” ujar Armuji.

Dalam kegiatan tersebut, PDIP Surabaya juga menyalurkan sekitar 8.000 bingkisan ditambah 2.500 paket bingkisan bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur kepada masyarakat melalui program untuk keperluan Lebaran. Bingkisan tersebut berisi paket sembako.

Armuji menjelaskan program yang dijalankan ini PDIP difokuskan untuk membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama ibu rumah tangga dari kalangan kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

“PDIP ini memberi bingkisan gratis kepada ibu-ibu rumah tangga. Prioritasnya untuk kaum duafa, para janda, dan anak-anak yatim piatu yang memang membutuhkan bantuan,” jelasnya.

Selain pembagian bingkisan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan, santunan kepada anak yatim, serta penyerahan paket bantuan kepada jajaran pengurus partai di tingkat kecamatan.

Menurut Armuji, kegiatan sosial seperti ini menjadi agenda rutin PDIP Surabaya setiap tahun, terutama menjelang Ramadan hingga Idul Fitri, sebagai bentuk kepedulian partai kepada masyarakat.

“Kegiatan ini rutin setiap tahun kita lakukan. Selain memperingati Nuzulul Quran, kita juga ingin berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Terkait kondisi global yang berpotensi memengaruhi perekonomian, Armuji menegaskan PDIP akan terus mencermati perkembangan situasi serta mengikuti arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

“Kita akan mengantisipasi dan mencermati perkembangan setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Tapi yang paling utama tetap bagaimana kita mengurusi masyarakat Kota Surabaya,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Surabaya Saifuddin Zuhri menambahkan, peringatan Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi kader partai untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam berperilaku dan menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

“Di bulan Ramadan ini kita diingatkan bahwa Alquran adalah tuntunan hidup agar manusia memiliki akhlakul karimah. Karena itu kader PDIP juga harus terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan keagamaan yang dirangkai dengan aksi sosial seperti ini merupakan agenda rutin PDIP Surabaya setiap Ramadan sebagai bentuk penguatan nilai spiritual sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

“Momentum Ramadan ini kita manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah turut memberikan dukungan kepada para kader partai.

Menurutnya, Said Abdullah memberikan bantuan sekitar Rp 1 juta kepada setiap pengurus PAC sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap perjuangan kader PDIP di tengah masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.