KabarBaik.co – Mendukung penuh program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, anggota DPRD Jawa Timur, H. Satib, menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester kepada kelompok tani di Jember pada Kamis (11/12).
Bantuan tersebut langsung diterima oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur, Sucipto, bertempat di Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, Jember.
“Ini saya serahkan bantuan combine harvester kepada Gapoktan Tani Makmur. Mudah-mudahan alat ini bermanfaat dan mempermudah proses panen para petani di sini,” kata Satib.
Legislator Gerindra ini menambahkan bahwa bantuan yang diberikan adalah bentuk dukungan nyata bagi sektor pertanian. Ia berpesan agar alat berat ini dapat dirawat sebaik mungkin oleh penerima.
“Kami hanya bisa membantu pengadaan alat-alatnya, namun perawatan alat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penerima,” ucapnya.
Pihaknya berharap bantuan satu unit alat ini dapat menjadi pemicu dan pancingan bagi pemerintah untuk terus meningkatkan jumlah bantuan.
“Ke depan saya harap bisa bertambah banyak, sehingga pertanian di Jember bisa lebih maksimal hasil produksinya,” imbuhnya.
Ia menegaskan, komitmen bantuan alat pertanian tidak akan berhenti di sini saja. Satib berjanji akan terus aktif memberikan bantuan alsintan lainnya kepada petani, seperti mesin traktor, demi memperkuat ketahanan pangan.
“Bantuan ini memang untuk mendukung program Presiden Pak Prabowo tentang ketahanan pangan, yang fokus pada peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, dan sebagainya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Gapoktan Tani Makmur, Sucipto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra tersebut.
“Bantuan combine harvester ini sangat dibutuhkan sekali oleh petani, terlebih lagi saat musim panen raya. Alat ini sangat membantu mempercepat pekerjaan,” kata Sucipto.
Ia juga memastikan bahwa Gapoktan Tani Makmur telah memiliki operator yang siap menggunakan alat tersebut, dan nantinya alat ini dapat diperluas penggunaannya ke Kelompok Tani (Poktan) yang lain.
“Terima kasih Bapak Satib, yang telah siap dan bersedia untuk membantu para petani di sini,” pungkasnya. (*)







